Selasa, 19 Mei 2026

Berita Aceh Selatan

Lima Unit Ruko di Kluet Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Kalak menjelaskan, api baru bisa dipadamkan setelah menghanguskan lima ruko. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir hingga

Tayang:
Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
IST
Sebanyak lima unit rumah toko (ruko) berkonstruksi semi permanen di Kedai Runding, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan ludes terbakar Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 04.15 WIB. 

Kalak menjelaskan, api baru bisa dipadamkan setelah menghanguskan lima ruko. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah. 

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEES.COM, TAPAKTUAN - Sebanyak lima unit rumah toko (ruko) berkonstruksi semi permanen di Kedai Runding, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan ludes terbakar Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 04.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Namun, kebakaran yang diduga akibat konsleting (arus pendek) listrik PLN itu menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.  

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP menjelaskan, sekira pukul 04.15 dini hari pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di Kedai Rundeng.

Pihaknya langsung mengarahkan Pos Damkar PB 04 Kluet Utara ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Untuk meminimalisir dampak dan kerugian masyarakat, kita juga mengerahkan dua armada tambahan yang bergerak dari Pos Damkar 05 Bakongan dan satu Armada dari Pos Induk Tapaktuan," kata Cut Syazalisma.

Baca juga: Rektor Resmikan Gedung Pusmeptan USK

Kalak menjelaskan, api baru bisa dipadamkan setelah menghanguskan lima ruko.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun, kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah. 

Kalak menerangkan, kecepatan laporan adalah kunci utama dalam hal penanganan.

Dalam upaya penanganan kebencanaan, baik kebakaran maupun musibah lainnya, diharapkan adanya sinergi antara masyarakat dan petugas.

"Para petugas siaga dan siap selama 24 jam di pos wilayah masing - masing di bawah kontrol Pusdalops BPBD yang memastikan petugas siap melayani masyarakat," tegasnya. 

Seperti kejadian ini, lanjut Cut Syazalisma, pihaknya menerima laporan tidak melalui nomor darurat yang sudah disebar, melainkan didatangi langsung oleh masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved