Senin, 20 April 2026

Kesehatan

Kanker Serviks dan Kanker Ovarium pada Wanita, Bedakah? Periksa ke Dokter Jika Alami Ini

Ada banyak jenis kanker di dalam dunia kesehatan beberapa di antaranya adalah kanker serviks dan kanker ovarium.

Editor: Nur Nihayati
KOMPAS.COM
Ilustrasi kanker serviks 

Ada banyak jenis kanker di dalam dunia kesehatan beberapa di antaranya adalah kanker serviks dan kanker ovarium.

SERAMBINEWS.COM - Kaum wanita sering dihantui penyakit satu ini.

Penyakit Kanker adalah salah satu jenis penyakit mematikan di dunia.

Ada banyak jenis kanker di dalam dunia kesehatan beberapa di antaranya adalah kanker serviks dan kanker ovarium.

Kedua kanker ini menjadi momok bagi kaum perempuan di seluruh dunia.

Organ reproduksi wanita rawan terkena kanker serviks dan kanker ovarium.

Dua jenis kanker tersebut umumnya menyebabkan gejala yang berbeda.

Baca juga: Postingan Terakhir Pramugara Sriwijaya Air Jadi Sorotan dan Banjir Air Mata, Firasat?

Baca juga: Penting! Ini 10 Hal Harus Dilakukan dan Dihindari Setelah Konsumsi Makanan Tinggi Kolesterol

Baca juga: Ario Puntung Pembunuh Gadis Aceh di Medan Ditangkap, Pelaku Sempat Lakukan Ini Sebelum Habisi Korban

Akan tetapi, banyak dari gejala tersebut yang mirip sehingga menyebabkan keterlambatan penanganan.

Itu sebabnya, wanita perlu rutin memeriksakan diri untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Membedakan kanker serviks dan kanker ovarium memang memerlukan penanganan ahli.

“Secara keseluruhan, gejala yang mengindikasikan kanker ovarium seringkali sulit untuk didiagnosis,” Mariam AlHilli, spesialis Obstetri dan ginekologi.

Dilakukan Untuk mendiagnosis apakah gejala Anda jinak atau bersifat kanker, dokter Anda kemungkinan akan melakukan serangkaian tes seperti pemeriksaan panggul, biopsi, atau CT scan.

Namun, beberapa perbedaan gejala kanker serviks dan gejala kanker ovarium yang sangat mencolok di antaranya.

1. Pendarahan vagina setelah menopause

Pendarahan pascamenopause bisa terjadi karena kanker endometrium.

Lebih dari 90 persen wanita yang terdiagnosis kanker endometrium juga mengalami perdarahan pascamenopause sebagai gejala awal.

Setiap pendarahan abnormal atau perdarahan pasca menopause harus segera mendapatkan evaluasi dokter.

Namun, pendarahan pasca menopause juga bisa tanda kanker serviks.

2. Pendarahan vagina yang tidak normal sebelum menopause

Setiap terjadinya pendarahan yang tidak normalbisamenjadi tanda awal kanker endometrium atau serviks.

"Pendarahan yang lebih berat dari periode menstruasi atau menstruasi yang tidak teratur juga perlu segera di selidiki," kata AlHilli.

Wanita juga disarankan menemui dokter jika mengalami pendarahan usai berhubungan seksual atau mengalami pendarahan di antara masa menstruasi.

3. Nyeri panggul

Nyeri panggul yang terus-menerus dan rasa tidak nyaman juga bisa menjadi tanda potensial kanker ovarium.

Gangguan pencernaan seperti penumpukan gas, gangguan pencernaan, tekanan, kembung, dan kram juga dapat mengindikasikan kanker ovarium.

4. Penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak terduga

Bagi wanita penderita kanker ovarium, ada banyak hal yang memicu kenaikan berat badan.

Salah satunya adalah ukuran tumor.

Tumor sering kali tidak terdiagnosis sampai ukurannya relatif besar.

Penambahan berat badan juga bisa terjadi karena cairan menumpuk di perut.

5. Kehilangan nafsu makan

Penderita kaker ovarium juga seringkali kehilangan nafsu makan.

Jika Anda tiba-tiba kehilangan lebih dari 4,5 kiligram berat badan tanpa mengubah pola makan atau meningkatkan olahraga, segera konsultasikan dengan dokte.

Dalam banyak kasus, kurangnya nafsu makan adalah akibat dari sel kanker yang memengaruhi metabolisme.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Ovarium pada Wanita, Segera Periksa ke Dokter Jika Alami Ini, 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved