Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Denda 300 Pebisnis, Tidak Mematuhi langkah-langkah Pencegahan Virus Corona.

Kerajaan Arab Saudi telah mendenda lebih dari 300 pebisnis sejak awal tahun. Sebagian besar, karena melanggar aturan Covid-19 yang bertujuan

Reuters
Orang-orang berbelanja di supermarket setelah kerajaan melonggarkan jam malam dan mengizinkan toko buka, menyusul wabah virus Corona di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi telah mendenda lebih dari 300 pebisnis sejak awal tahun.

Sebagian besar, karena melanggar aturan Covid-19 yang bertujuan menghentikan penyebaran virus Corona.

Mereka didenda karena kegagalan menegakkan aturan jarak sosial dan kurangnya masker, kata Kementerian Perdagangan.

Lebih dari 3.000 inspeksi dilakukan antara 31 Desember 2020 dan 7 Januari 2021 di pasar, pusat, toko, dan outlet di seluruh Kerajaan.

Baca juga: Warga dan Pekerja Asing Buru-Buru Kembali ke Arab Saudi, Seusai Larangan Perjalanan Dicabut

Kementerian itu mengatakan telah mengeluarkan 306 pelanggaran langsung, sebagian besar karena melanggar aturan jarak sosial dan kurangnya masker.

Kementerian tersebut mengatakan akan melanjutkan tur inspeksi.

Dia menekankan pentingnya mengukur suhu karyawan dan pelanggan di pintu masuk mal dan pusat perbelanjaan, seperti dilapor Saudi Press Agency, Senin (11/1/2021).

Kementerian mengatakan toko-toko yang gagal menerapkan tindakan pencegahan didenda SR10.000.

Baca juga: Jared Kushner Dinilai Berhasil Normalisasi Hubungan Arab Saudi dan Qatar

Hukuman akan berlipat ganda dan bisnis terpaksa tutup jika pelanggaran berulang.

Dia menambahkan denda SR5.000 akan dikenakan pada pelanggan dan karyawan.

Juga akan dodenda SR5.000 jika melebihi jumlah maksimum orang yang diizinkan dalam satu toko.(*)

Baca juga: Arab Saudi Umumkan 140 Kasus Baru Virus Corona dan Empat Kematian

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved