Jumat, 12 Juni 2026

Vaksin Tahap Pertama untuk Tenaga Kesehatan

Sebanyak 14.000 dosis vaksin Sinovac yang tiba di Aceh pekan lalu, diutamakan untuk para tenaga kesehatan (nakes)

Tayang:
Editor: bakri
Humas Setda Aceh
Suasana video konfren, Sekda Aceh, Taqwallah, dalam pembekalan 38.894 tenaga kesehatan jadi kader cegah Covid-19 di desa. 

BANDA ACEH - Sebanyak 14.000 dosis vaksin Sinovac yang tiba di Aceh pekan lalu, diutamakan untuk para tenaga kesehatan (nakes). Vaksinasi untuk menangkal Covid-19 itu akan dilakukan setelah pencanangan oleh Pemerintah Pusat pada 13 Januari mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr Iman Murahman, dalam podcast bersama Serambi, Senin (11/1/2021).

Tahap awal, sebutnya, Aceh mendapat 27.880 dosis vaksin Sinovac dan semuanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. "Tahap pertama baru dikirim 14 ribu dosis. Perkiraan awal, 60 ribu tenaga kesehatan akan diberi setengah dulu. Setengah lagi akan dikirim setelah ini," ujarnya.

Vaksin Sinovac buatan Cina ini, menurut Iman, akan terus dikirim Pemerintah Pusat secara kontinyu ke Aceh dan daerah-daerah lain. Hanya saja, sambungnya, pengiriman dilakukan dengan meperhatikan kebutuhan dan ketersediaan vaksin. "Jika tidak salah, tenaga kesehatan di Indonesia ada 1,5 juta orang. Semuanya dapat disuntik dua kali (dua dosis)," kata Iman.

Setelah vaksinasi tenaga kesehatan selesai, lanjut dr Iman, pada tahap kedua, pemerintah akan memvaksin tim garda terdepan lain dalam mengawal mobilitas masyarakat seperti TNI/Polri, petugas bandara, dan tim-tim lain yang dianggap lebih berpotensi terpapar Covid-19. "Tenaga kesehatan pada tahap pertama karena jika mereka terpapar Corona, siapa yang akan mengobati atau merawat masyarakat yang terkonfirmasi. Setelah tenaga kesehatan, baru pihak-pihak lain yang juga berada di garda terdepan dalam penanganan pendemi ini," ulangnya.

Ditanya kapan vaksinasi untuk masyarakat Aceh dilakukan, dr Iman Murahman mengatakan, penyuntikan vaksin Sinovac untuk masyarakat akan dilakukan pada tahap ketiga dan keempat. "Bisa jadi pada pertengahan atau akhir tahun ini. Sebab, di jadwalnya pelaksanaan vaksinasi ini sampai tahun 2022," ungkap Iman.

Ia meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dengan isu yang menyebutkan bahwa vaksin Sinovac berbahaya dan bahkan sampai menyebabkan kematian. Saat ini, menurut Iman, vaksin Sinovac sudah dipakai di seluruh dunia, bahkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat juga menggunakan vaksin dari negara asal virus Corona tersebut.

Vaksin Sinovac, jelas Iman, sudah melalui uji klinis yang cukup ketat bahkan di Indoensia sudah masuk fase tiga. "Membuat vaksin ini tidak seperti buat air sirup. Pembuatan vaksin betul-betul ketat. Kemudian, penyuntikannya tidak langsung dilakukan ke manusai, tapi dicoba dulu ke hewan. Di Turki, baru-baru ini efektivitas vaksinnya mencapai 92 persen," katanya.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak larut dengan berita-berita yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya, vaksin yang disediakan pemerintah ini adalah bentuk ikhtiar bersama dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Dalam penyuntikan vaksin nanti, tambah dr Iman, tenaga kesehatan tidak serta merta melakukannya kepada masyarakat. Tapi, akan ada pengecekan terlebih dulu di meja screening. Bahkan, ada beberapa kelompok yang tidak bisa divaksin seperti ibu hamil dan menyusui, dan warga yang mengalami penyakit jantung, diabetes, ginjal, paru-paru, serta mereka yang sudah pernah terkonfirmasi Covid-19. "Dan yang bisa divaksin adalah orang dewasa yang sehat usia18 sampai 59 tahun, karena usia ini paling tinggi mobilitasnnya di masyarakat," pungkas dr Iman Murahman. (dan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved