Akses ke Sekolah Tergenang Banjir, Murid Tamiang Hulu Belajar di Rumah
Aktivitas belajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Tamiang Hulu terpaksa kembali dialihkan ke rumah akibat akses menuju sekolah tergenang banjir
Aktivitas belajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Tamiang Hulu terpaksa kembali dialihkan ke rumah akibat akses menuju sekolah tergenang banjir, Selasa (12/1/2021).
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Aceh Tamiang, Bambang Supriyanto menjelaskan, salah satu sekolah yang berdampak merupakan SMP Negeri 7 Tamiang Hulu.
Akses menuju sekolah ini putus karena satu-satunya jalur yang ada tergenang air dengan debit tinggi dan deras. “Mulai dari simpang tiga ke Serkil menuju sekolah gak bisa dilalui, sangat berbahaya bila murid dipaksakan hadir ke sekolah,” kata Bambang.
Meski begitu, proses belajar mengajar tetap dilakukan dengan metode daring. Seluruh siswa diminta pulang ke rumah masing-masing untuk mengikuti materi pelajaran yang diarahkan guru melalui apikasi di ponsel.
“Kita masih meliihat perkembangan, bila kondisi ini masih terjadi, maka metode pembelajarannya tetap dilakukan di rumah sampai air surut,” ujarnya.
Banjir ini sendiri dampak hujan yang turun sepanjang malam dengan intensitas sedang. Sejauh ini belum ada laporan genangan air memasuki wilayah pemukiman. Meski begitu, masyarakat yang menghuni kawasan langganan banjir mulai cemas.(mad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tertahan-di-simpang-tiga-serkil-tamiang.jpg)