Breaking News:

Penanganan Covid 19

Cara Kerja Vaksin Sinovac Lenyapkan Virus Hingga Membuat Antibodi Bebas dari Pandemi Corona

Bagaimana cara kerja vaksin Sinovac melenyapkan virus sampai membuat antibodi pada manusia.

AFP/NICOLAS ASFOURI
Seorang peneliti memperhatikan sel ginjal monyet yang akan diuji coba untuk mengobati pasien virus Corona, COVID-19 di Laboratorium Cells Culture Room, Sinovac Biotech, Beijing pada 29 April 2020 

Jenis sel kekebalan lain, yang disebut sel B, juga dapat menghadapi virus corona yang tidak aktif.

Sel B memiliki protein permukaan dalam berbagai bentuk, dan beberapa mungkin memiliki bentuk yang tepat untuk menempel pada virus corona.

Ketika sel B terkunci, ia dapat menarik sebagian atau seluruh virus ke dalam dan menampilkan fragmen virus corona di permukaannya.

Sel T pembantu yang diaktifkan melawan virus corona dapat menempel pada fragmen yang sama.

Ketika itu terjadi, sel B juga diaktifkan.

Ia berkembang biak dan mengeluarkan antibodi yang memiliki bentuk yang sama dengan protein permukaannya.

Baca juga: Divaksin Covid-19 Perdana Bareng Presiden Jokowi, Raffi Ahmad Acungkan Jempol Saat Disuntik

Menghentikan Virus

Setelah divaksinasi dengan CoronaVac, sistem kekebalan dapat merespons infeksi virus korona hidup.

Sel B menghasilkan antibodi yang menempel pada penyerang.

Antibodi yang menargetkan protein lonjakan dapat mencegah virus memasuki sel.

Jenis antibodi lain dapat memblokir virus dengan cara lain.

Mengingat Virus

Meskipun CoronaVac dapat menawarkan perlindungan terhadap Covid-19, belum ada yang dapat mengatakan berapa lama perlindungan tersebut bertahan.

Mungkin saja tingkat antibodi turun selama berbulan-bulan.

Tetapi sistem kekebalan juga mengandung sel khusus yang disebut sel B memori yang mungkin menyimpan informasi tentang virus corona selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun.

Baca juga: Ini Pertanyaan yang Diajukan Petugas kepada Presiden Jokowi sebelum Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

Jadwal Vaksin

Januari, 2020 Sinovac mulai mengembangkan vaksin yang tidak aktif untuk melawan virus corona.

Percobaan Tahap 1/2 Juni pada 743 sukarelawan tidak menemukan efek samping yang parah .

Juli Sinovac meluncurkan uji coba Tahap 3 di Brasil, diikuti oleh yang lain di Indonesia dan Turki.

Reuters melaporkan bahwa pemerintah China memberikan persetujuan darurat vaksin Sinovac untuk penggunaan terbatas.

Oktober Pihak berwenang di kota Jiaxing, China Timur mengumumkan bahwa mereka memberikan CoronaVac kepada orang-orang yang memiliki pekerjaan berisiko tinggi, termasuk pekerja medis, inspektur pelabuhan, dan petugas layanan publik.

19 Oktober Para pejabat di Brasil mengatakan bahwa Sinovac adalah yang paling aman dari lima vaksin yang mereka uji dalam uji coba Tahap 3.

November Sinovac menerbitkan rincian uji coba Fase 1/2 di jurnal medis, menunjukkan produksi antibodi yang relatif sederhana.

Hanya uji coba Fase 3 yang akan menunjukkan apakah itu cukup untuk melindungi orang dari Covid-19.

Baca juga: Rocky Gerung Tanggapi Ribka Tjiptaning Tolak Vaksinasi: Datang dari Ketidakpercayaan pada Vaksin

19 November Pemerintah Brazil mengumumkan bahwa mereka menghentikan persidangan Sinovac di negara itu bulan sebelumnya karena kejadian yang merugikan.

Rincian jeda itu tidak jelas, menimbulkan kecurigaan bahwa politik terlibat.

Dua hari setelah pengumuman tersebut, persidangan diizinkan untuk dilanjutkan.

Uji coba di Brasil telah mencatat cukup banyak kasus Covid-19 untuk memungkinkan para peneliti menentukan kemanjuran Sinovac.

Mereka berharap untuk merilis hasil mereka pada 23 Desember.

Desember Sinovac mengatakan akan memproduksi 300 juta dosis pada tahun 2020 dan meningkatkan kapasitas ke produksi tahunan 600 juta dosis.

23 Desember Peneliti Brasil mengumumkan bahwa CoronaVac memiliki kemanjuran lebih dari 50 persen.

24 Desember Pejabat Turki mengumumkan bahwa vaksin tersebut memiliki tingkat kemanjuran 91,25 persen.

Baca juga: VIDEO Jadi yang Pertama, Detik-detik Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac di Istana Kepresidenan

7 Januari 2021 Peneliti di Brazil mengumumkan bahwa CoronaVac memiliki kemanjuran 78 persen.

Tak satu pun dari sukarelawan yang divaksinasi dalam percobaan Tahap 3 mereka mengembangkan kasus Covid-19 yang parah atau sedang.

Tetapi perkiraan kemanjuran didasarkan pada kinerja vaksin dalam subkelompok sukarelawan.

Kemanjuran keseluruhan, yang mungkin serendah 63 persen, belum dirilis secara resmi. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan Meninggal Dunia hingga Ibu Muda Meninggal Tergantung di Abdya

Baca juga: BERITA POPULER – Kematian Pramugari, Postingan Pramugara Sriwijaya, Pembunuhan Gadis Aceh di Medan

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan di Abdya, Pria Dipergoki Mesum hingga Pasangan Gay Digerebek

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved