Breaking News:

Vaksin Covid 19

Dinkes Aceh Distribusikan Vaksin Covid-19, Banda Aceh Dapat Dua Kali Lipat dari Aceh Besar

Dinas Kesehatan Aceh, Rabu (13/1/2021) siang ini menyalurkan vaksin Covid-19 untuk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Kadinkes Aceh, dr Hanif, didamping Jubir Pemerintah Aceh, Wira Atmadja, menjelaskan tentang pendistribusian vaksin Covid-19 ke Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Rabu (13/1/2021) di Aula Kadinkes Aceh. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh, Rabu (13/1/2021) siang ini menyalurkan vaksin Covid-19 untuk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

“Untuk Kota Banda Aceh, kita berikan tahap pertama sebanyak 12.760 dosis dan Aceh Besar sebanyak 5.080 dosis,” kata Kadinkes Aceh, dr Hanif dalam konfrensi pers Satgas Covid-19 Aceh kepada wartawan.  

Hanif menjelaskan, vaksin Covid-19 yang telah diterima Dinkes Aceh dari Kemenkes sebanyak 27.880 dosis.

Pengiriman dilakukan dua kali. Pertama pada tanggal 5 Januari 2020 sebanyak 14.000 dosis, dan kedua tanggal 12 Januari 2020 sebanyak 13.880 dosis.

Vaksin Covid-19 sebanyak 27.880 dosis itu, sebut dr Hanif, pada hari Rabu ini, sebanyak 12.760 dosis disalurkan ke Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, kemudian Ke Dinkes Aceh Besar sebanyak 5.040 dosis dan 10.040 dosis lagi untuk provinsi.

Tujuan dari pada penyaluran vaksin Covid-19 itu, agar pada Kamis (14/1/2021), kegiatan vaksinasi dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemkab Aceh Besar.

Pemerintah provinsi mendapat kiriman alokasi vaksin Covid-19 sebanyak 10.040 dosis, karena Pemerintah Provinsi miliki ribuan petugas kesehatan, termasuk dokter yang bekerja di  RSUZA, RSJ, RSIA, Laboratorium Daerah dan UPTD Kesehatan lainnya.

Sedangkan untu pengiriman vaksin Covid-19 bagi petugas kesehatan dan dokter di 21 kabupaten/kota lainnya di Aceh, kata Hanif, menurut jadwal yang disusun oleh Satgas Cegah Covid-19 Pusat, jadwal pengiriman vaksin Covid-19 baru akan dilakukan 15 Februari 2021.

Pengirim vaksin Covid-19 sebanyak 27.880 dosis untuk Aceh, menurut Hanif, adalah untuk target pemakaian petugas kesehatan dan dokter yang ada di wilayah Provinsi, Kota Banda Aceh, dan Aceh Besar

Setelah pelaksanaan vaksinasi di tiga lokasi itu nanti berjalan sukses, kata Hanif, baru pemerintah pusat mengirimkan vaksin tahap berikutnya untuk pelaksanaan program vaksinasi vaksin Covid-19 bagi petugas kesehatan dan dokter di 21 kabupaten/kota.

Hanif mengatakan, pemerintah pusat berani memerintahkan untuk membagi dan mendistribusikan vaksin Sinovac asal China itu bagi petugas kesehatan dan dokter seluruh Indonesia, karena pihak Balai POM di Jakarta sudah melakukan pengujian dan hasil pengujiannya merekomendasi vaksin Covid-19 tersebut aman digunakan untuk kekebelakan bagi tubuh manusia untuk pencegahan penularan virus corona.

Kecuali itu, MUI juga sudah menerbitkan fakwa, bahwa vaksin Covid-19 Sinovac asal China itu, hukumnya suci dan halal.

“Semoga besok Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, maupun provinsi, sudah bisa melaksanakan vaksinasi di wilayahnya masing-masing," ujar Hanif yang didampingi Jubir Pemerintah Aceh, Wira Atmadja.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved