Kamis, 4 Juni 2026

Jokowi Mengaku Tak Pernah Terinfeksi Covid-19, Hanya Batuk Kecil Saja, Uhuk

Presiden Joko Widodo mengaku tak pernah terinfeksi virus corona selama pandemi berlangsung lebih dari 10 bulan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menerima vaksinasi perdana Covd-19 pada hari ini, Rabu (13/1/2021) pagi di Istana Kepresidenan.

Jokowi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama sekitar pukul 09.42 WIB.

Dokter kepresidenan yang menjadi pemberi vaksin menyuntikkan vaksin itu di lengan kiri Jokowi.

Presiden Joko Widodo mengaku tak pernah terinfeksi virus corona selama pandemi berlangsung lebih dari 10 bulan.

Hal ini ia katakan ketika menjawab pertanyaan tim dokter kepresidenan, sesaat sebelum divaksin Covid-19 di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

"Bapak Presiden apakah pernah terkonfirmasi menderita Covid-19?," tanya dokter tersebut.

"Tidak," jawab Jokowi.

Kepada dokter tersebut, Jokowi juga menyampaikan bahwa dirinya tak mengalami gejala Covid-19 dalam tujuh hari terakhir.

Namun, ia mengaku pernah mengalami batuk kecil.

"Pernah mengalami gejala batuk dalam 7 hari terakhir atau pilek, demam juga tidak ada?," tanya dokter lagi.

"Enggak. Ya batuk kecil aja, uhuk, udah," kata Jokowi sambil tertawa.

Dokter kemudian menanyakan apakah anggota keluarga Jokowi di rumah ada yang mengalami batuk.

Dokter juga menanyakan apakah Jokowi menderita penyakit tertentu seperti jantung, ginjal, gula, atau diabetes.

Seluruh pertanyaan itu dijawab dengan "tidak" oleh Presiden.

"Kalau dari hasil penapisan seperti itu kelihatannya sudah tidak ada masalah untuk dilakukan tindakan vaksinasi.

Mudah-mudahan nanti tindakannya berjalan dengan baik," kata dokter.

"Iya, amin, terima kasih dokter," kata Jokowi.

 Selesai menjawab pertanyaan, vaksin Sinovac kemudian disuntikkan ke lengan kiri Jokowi oleh tim dokter.

Presiden Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang divaksin Covid-19.

okowi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama sekitar pukul 09.42 WIB.

Dokter kepresidenan yang menjadi pemberi vaksin menyuntikkan vaksin itu di lengan kiri Jokowi.

Proses penyuntikan berlangsung singkat, hanya beberapa menit.

"Enggak terasa sama sekali," ucap Jokowi.

Setelah penyuntikan selesai, Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada dokter yang menyuntikkan vaksin tersebut.

Tampok kondisi Jokowi dalam kondisi sehat setelah disuntikkan vaksin.

Setelah Jokowi, ada sejumlah tokoh dan pejabat yang ikut divaksin, seperti Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, hingga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih.

Sementara itu, Wakil Dokter Kepresidenan dr. Abdul Muthalib menjadi orang yang menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk Presiden Joko Widodo.

Acara penyuntikkan vaksin Covid-19 perdana itu berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Ia mengatakan sempat merasa deg-degan sebelum menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac ke dalam tubuh orang nomor satu di republik ini.

 "Menyuntik orang pertama di Indonesia tentunya ada rasa gugup," kata Abdul Muthalib usai penyuntikan.

Namun saat memulai penyuntikan ia merasa tenang kembali dan dapat mengendalikan rasa gugup yang melanda sebelumnya.

Proses penyuntikan vaksin Covid-19 untuk Presiden Jokowi berjalan lancar dan tanpa rasa sakit.

Bahkan Abdul Muthalib mengatakan tak ada pendarahan di bekas suntikan Presiden Jokowi. 

"Pada waktu menyuntikkannya tidak masalah. Tidak gemetaran lagi waktu menyuntikkannya. Pertamanya saja agak gemetaran," kata Abdul Muthalib.

"Semua berjalan baik dan lancar, enggak ada masalah. Bahkan tidak ada pendarahan sama sekali di bekas suntikannya. Sekarang masih menunggu 30 menit ke depan," tutur Abdul Muthalib.

Diperiksa Suhu dan Tekanan Darah

Sebelum divaksin, Presiden menjalani prosedur protokol kesehata.

Sebelum disuntikkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, tim dokter memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah Jokowi.

Sebelum memeriksa tekanan darah Jokowi, dokter sempat bertanya kepada orang nomor satu di republik ini soal riwayat tekanan darahnya.

"Selama ini tekanan darah bagus, Pak?" tanya dokter ke Jokowi.

"Enggak tahu, sudah lama enggak periksa," jawab Jokowi lalu tertawa.

Setelah diukur, dokter menyatakan tekanan darah Presiden Jokowi normal, yakni 130/67 mm Hg.

Selain itu, suhu tubuh Jokowi juga dinyatakan normal yakni 36,3 derajat Celcius.

"Tekanan darahnya 130/67 mm Hg, Pak, sehat," kata dokter kepada Jokowi.

Setelah pemeriksaan kesehatan, Jokowi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama sekitar pukul 09.42 WIB.

Dokter kepresidenan yang menjadi pemberi vaksin menyuntikkan vaksin itu di lengan kiri Jokowi.

Proses penyuntikan berlangsung singkat, hanya beberapa menit.

"Enggak terasa sama sekali," ucap Jokowi.

Setelah penyuntikan selesai, Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada dokter yang menyuntikkan vaksin tersebut.

Tampak kondisi Jokowi dalam kondisi sehat setelah disuntikkan vaksin.

Adapun sejumlah pejabat akan mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama bersama Presiden Jokowi.

Mereka ialah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis.

Jokowi dan para pejabat menjadi orang yang disuntik vaksin Covid-19 secara perdana untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap vaksin yang disediakan pemerintah.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan izin edar darurat terhadap vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Baca juga: Sama-sama Dikemas dalam Kaleng, Apa Perbedaan Susu Kental Manis dengan Susu Evaporasi?

Baca juga: Ibunda Indah Permatasari Nilai Arie Kriting Tak Sopan, Tak Pernah Datang ke Rumah Minta Izin Menikah

Baca juga: Iran Akan Eksekusi Kembali Pegulat, Dituduh Membunuh Dalam Sebuah Perkelahian

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengaku Tak Pernah Terinfeksi Covid-19, Jokowi: Batuk Kecil Saja, Uhuk, Sudah"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved