Berita Aceh Singkil
Ketinggian Ombak Capai 2,5 Meter, BPBD Aceh Singkil Imbau Warga Waspada
Terkait hal itu, Ichsan imbau warga meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca kurang bersahabat tersebut. Bagi nelayan, ketika melaut selalu...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Terkait hal itu, Ichsan imbau warga meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca kurang bersahabat tersebut. Bagi nelayan, ketika melaut selalu membawa perlengkapan keamanan serta memberitahu keluarga lokasi yang dituju. Sementara bagi warga yang tinggal di daerah dataran tinggi, waspada longsor. Sedangkan yang berada di dataran rendah, agar siaga banjir.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ketinggian ombak di perairan Aceh Singkil 1,5 sampai 2,5 meter, Rabu (13/1/2021).
Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Mohd Ichsan, kutif informasi dari BMKG.
"Informasi BMKG wilayah Kabupaten Aceh Singkil sampai dengan tanggal 13 Januari ketinggian ombak berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter," kata Ichsan.
Selain ombak tinggi, sebagian besar wilayah Aceh Singkil, juga masih cenderung hujan terutama menjelang malam hari.
"BNPB juga sudah mengeluarkan surat terkait potensi terjadinya banjir, dan Kabupaten Aceh Singkil berada dalam kategori menengah," jelasnya.
Terkait hal itu, Ichsan imbau warga meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca kurang bersahabat tersebut.
Baca juga: Cara Mendapatkan BLT PKH Rp 3 Juta Bagi Ibu Hami, Ini Kriterianya
Bagi nelayan, ketika melaut selalu membawa perlengkapan keamanan serta memberitahu keluarga lokasi yang dituju.
Sementara bagi warga yang tinggal di daerah dataran tinggi, waspada longsor.
Sedangkan yang berada di dataran rendah, agar siaga banjir.
Banjir sendiri sejauh ini telah menggenangi jalan menuju Teluk Rumbia dan Rantau Gedang.
Akibatnya, transportasi menuju dan keluar desa tersebut harus naik rakit atau menerobos banjir.
Genangan banjir tersebut, akibat bertambahnya volume air sungai Singkil.
Setelah hujan deras mengguyur pada malam hari. (*)
Baca juga: Rumah Tertimpa Pohon Kelapa di Lhokseumawe, Tukang Bangunan Bersama Keluarganya Mengungsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mohd-ichsan.jpg)