Breaking News:

Syekh Ali Jaber Meninggal

Nisan Syekh Ali Jaber Ditulis Tangan oleh Syekh Beleid, Kaligrafer Internasional Bersanad Rasulullah

Nisan di makam Syekh Ali Jaber ditulis oleh seorang kaligrafer internasional, Syekh Bel'eid Hamidy.

Editor: Faisal Zamzami
ISTIMEWA
Nisan Syekh Ali Jaber usai ditulis oleh Syekh Bel'eid Hamidy, di Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021). (ISTIMEWA) 

"Permintaan dari kami pimpinan, beliau mau, 'ini kemuliaan bagi kami'," tambahnya.

Saat ini, nisan tersebut masih terbuat dari kayu, dan tulisan yang dibubuhkan Syekh Bel'eid menggunakan spidol.

Namun kelak akan diganti nisannya menjadi berbahan granit, dan Syekh Bel'eid pula yang menjadi pengukirnya.

"InsyaAllah dinisan granit seperti nisan yang lain di pemakaman tersebut," ujarnya, Jumat (15/1/2021).

Diketahui, Syekh Ali Jaber wafat diusia 44 tahun karena penyakit paru-paru, di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta Pusat, pukul 08.30 WIB, Kamis (14/1/2021).

Direktur Rumah Sakit (RS) Yarsi, Andi Erlina, mengatakan Syekh Ali Jaber dirawat selama 19 hari di sana.

Almarhum dimakamkan di pelataran Ponpes Daarul Qur'an dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan tertutup hanya dihadari pihak keluarga serta sejawat.

Baca juga: Fakta-fakta Terkait Meninggalnya Syekh Ali Jaber: Negatif Covid-19 hingga Rumah Duka Dijaga Ketat

Baca juga: Wajah Syekh Ali Jaber Tersenyum , Meninggal Setelah Dinyatakan Negatif Corona

Syekh Ali Jaber Berutang Demi Hajikan Pemulung

s
Makam Syekh Ali Jaber di Ponpes Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Sang adik Syekh Muhammad mengungkapkan beberapa waktu lalu, Syekh Ali Jaber sampai berutang demi memberangkatkan haji jemaahnya seorang pemulung. 

Syekh Ali Jaber meminjam uang kepada kerabat dan sahabat agar si pemulung bisa membantu menunaikan rukun Islam kelima itu. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved