Breaking News:

Tanah Bergerak di Aceh Besar

Tim Prodi Teknik Geologi USK Banda Aceh Rekomendasikan Warga Segera Mengungsi

Tim Prodi Teknik Geologi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, merekomendasikan atau menyarankan warga Lamkleng... 

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Tanah bergerak Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, semakin turun dan meluas. Tanah turun mencapai 1,5 meter. Warga disarankan segera mengungsi. Foto direkam, Sabtu (16/01/2021).  

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Tim Prodi Teknik Geologi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh merekomendasikan dan menyarankan warga Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar untuk segera mengungsi khususnya warga di dekat kawasan tanah bergerak.

"Warga harus secepatnya mengungsi,  karena tanah bergeser bentuk rekahan menunggu waktu saja bakal amblas," ujar Tim Prodi Teknik Geologi USK Banda Aceh, Khairul Ummam, kepada Serambinews.com, Sabtu (16/01/2021).

Kata dia, pergeseran tanah masih aktif apalagi di musim penghujan. Saat ini saja, tanah turun sudah mencapai 1,5 meter. Ini bisa saja semakin parah karena faktor alam musim penghujan.

Kondisi di lapangan, banyak pohon kayu sudah miring, tiang listrik perlu dipindahkan juga, karena dikhawatirkan bisa tumbang.

Menurut Khairul Ummam, di lokasi kawasan tanah bergerak itu,  warga masih aktif melintas dan lalu lalang, selain itu, kendaraan seperti sepeda motor masih banyak parkir di lokasi. Ini membahayakan, akibat beban berat berada di diatas kawasan tanah bergerak.

Lanjutannya, di lokasi itu juga tidak aman didirikan tenda pengungsian. Sebaiknya, tenda pengungsian didirikan sekitar 300 hingga 500 meter dari lokasi tanah bergerak.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRK Aceh Besar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hanifullah SHI dan Anggota DPRK, Mursalin yang turun ke lokasi mengatakan, daerah Gampong Lamkleng sangat rawan dan warga harus segera mengungsi dan pihak Dinas Sosial Aceh Besar harus menyediakan bantuan masa panik dan tenda pengungsian serta tempat tidur bagi warga yang mengungsi.(*)

Baca juga: Kisah Korban Gempa, Kabari Orang Tua Selamat, Tapi Meninggal Ketika Ambil HP Saat Gempa Susulan

Baca juga: Dinsos Aceh Besar Bantu Korban Mengungsi Tanah Bergerak, Begini Penjelasan Kadinsos Bahrul Jamil

Baca juga: Fenomena Alam Tanah Bergerak Mencapai 1,5 Meter, Warga Lamkleng Tunggu Bantuan Tenda Pengungsian

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved