Rabu, 20 Mei 2026

Banjir di Pidie

Banjir Lima Kecamatan di Pidie Diterjang Banjir Luapan, Ratusan Rumah Terendam

Air sungai meluap sejak pukul 05.00 WIB, dan saat ini sudah merendam ratusan rumah dalam lima kecamatan di Pidie. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Banjir luapan merendam rumah di kawasan Padang Tiji, Pidie, Senin (18/1/2021). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hujan yang mengguyur Pidie, Senin (18/1/2021) dini hari, telah menyebabkan lima kecamatan terendam banjir.

Banjir tersebut akibat terjadinya luapan aliran sungai yang ada di lima kecamatan tersebut.

Berdasarkan informasi didapat Serambinews.com, Senin (18/1/2021) dari warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie menyebutkan lima kecamatan diterjang banjir meliputi Kecamatan Pidie, Delima, Mila, Padang Tiji dan Glumpang Baro.

Sehingga ratusan rumah warga terendam banjir luapan tersebut. Air sungai naik menggenangi rumah warga mulai pukul 05.00 WIB. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pidie, Dewan Ansari, kepada Serambinews.com, Senin (18/1/2021) menyebutkan, banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Padang Tiji merendam 12 gampong.

Adalah Gampong Pasar, Pante Cermen, Siron Paloh, Cot Paloh, Teungeh Drien Gogo, Tunong Peudaya, Tuha Peudaya, Sukon Peudaya, Mesjid Peudaya, Perlak Peudaya, Capa Paloh dan Bale Paloh.

Lalu, Kecamatan Mila Gampong Dayah Andeue, Mesjid Andeue, Teumeucet, Blang Cut, Kumbang, Lhok Lubu, Babah Jurong dan Krueng Lala. 

Berikutnya, Kecamatan Delima yang meliputi Krueng Cot, Dayah Beuah, Mesjid Beuah, Sukon Lhong, Ulee Tutue Raya, Keurumbok, Mesjid Aree, Keutapang Aree dan Dayah Baro.

"Saat ini air telah surut, warga sempat mengunsi di Gampong Perlak Peudaya 125 KK ke meunasah, tapi tadi pagi sudah pulang," jelasnya.

Camat Pidie, Miswar MM, kepada Serambinews.com, Senin (18/1/2021) menyebutkan, tiga gampong diterjang luapan air sungai. Adalah Dayah Tutong, Raya Sanggeu dan Tumpok Laweung.

"Dayah Tutong perumahan tsunami sudah langganan banjir," jelasnya.

Camat Glumpang Baro, Muhammad Nauval, kepada Serambinews.com, Senin (18/1/2021) menjelaskan, dua gampong di Glumpang Baro terendam banjir luapan

Adalah Gampong Palong dan Uke Trueng Campli. Banjir juga menggenangi puluhan hektare sawah sehingga tanaman padi ikut rusak.(*)

Baca juga: Pengawal HRS Disebut Tertawa Saat Bentrok dengan Polisi, FPI Sayangkan Kesimpulan Komnas HAM

Baca juga: Beberkan Detail Peristiwa Baku Tembak, Komnas HAM Sebut Laskar FPI Nikmati Bentrok Lawan Polisi

Baca juga: Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado hingga Warga Panik, Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Kenang Pertemuan dengan Habib Muhammad, Terkesan dengan Wajahnya yang Teduh

Baca juga: Lionel Messi Terancam Hukuman Dobel, Buntut dari Sanksi Kartu Merah Perdana

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved