Sabtu, 18 April 2026

Fenomena Hujan Es Sebesar Kelereng hingga Puting Beliung Landa Cianjur, Rumah Warga Rusak

Fenomena langka  hujan es batu sebesar biji kelereng dan puting beliung  menimpa warga Cianjur.

Editor: Amirullah
kompas.com/ Screengrab dari video
Warga menunjukkan butiran es dari hujan di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten CIanjur, Jawa Barat, Senin (18/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Fenomena hujan es terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

Fenomena langka  hujan es batu sebesar biji kelereng dan puting beliung  menimpa warga Cianjur.

Kejadian tersebut menimpa wilayah Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (18/1/2021) sore.

Tepatnya di tiga desa, yaitu Girijaya, Girimukti dan Padamulya.

Tak hanya itu saja, bahkan warga juga diterjang angin puting beliung yang mengakibatkan pohon tumbang.

Untung saja peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa.

Akan tetapi ada beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Akibat kejadian tersebut sejumlah warga terpaksa diungsikan untuk sementara waktu.

Baca juga: Gading Marten ungkap Alasan Anak Semata Wayangnya, Gempi Ingin Pindah ke Bali

Baca juga: Curiga Bukan Anaknya Karena Punya Tubuh Lebih Tinggi, Ayah Diam-diam Tes DNA

Baca juga: Korban Sriwijaya Air Datangi Anak Lewat Mimpi: Papa Jatuh Tak Ada yang Tolong

Mokhamad Irfan Sofyan, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur memberikan keterangan fenomena langka tersebut terjadi pada Senin (18/1/2021) sore.

"Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB," kata Irfan.

()Warga menunjukkan butiran es dari hujan di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten CIanjur, Jawa Barat, Senin (18/1/2021). (kompas.com/ Screengrab dari video)

Sebagai informasi, angin puting beliung yang menimpa wilayah tersebut ternyata mengakibatkan pohon tumbang.

“Akibatnya, akses menuju tiga desa tersebut terhambat. Bahkan, ada pohon pinus yang menimpa tiang listrik sehingga aliran listrik padam,” ujar Irfan.

Personel BPBD dan relawan, kata Irfan, sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan.

“Masih didata berapa rumah warga yang terdampak dan tingkat kerusakannya. Kita terkendala koordinasi dengan petugas di lapangan, karena jaringan sinyal yang tidak bagus,” lanjut dia.

Kondisi perkampungan saat ini terdampak gulap gulita akibat listrik padam.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved