Breaking News:

Alhudri: Banyak ‘PR’ yang Harus Saya Selesaikan di Disdik

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, mengaku masih sangat banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dia selesaikan

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM (berkacamata) sedang presentasi selaku narasumber melalui video conference ke-13 Satgas Covid-19 Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu (13/1/2021) siang. 

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, mengaku masih sangat banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dia selesaikan sejak ia dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Aceh. Terutama terkait dengan mutu pendidikan Aceh.

"Ini suatu tantangan yang cukup besar untuk saya selesaikan. Saya yakin ke depan akan ada suatu peningkatan di bidang pendidikan Aceh, terutama mutu pendidikan dan mutu guru para pendidik," katanya kepada Serambi, Rabu (20/1/2021.

Alhudri, mengaku, sejak dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dirinya sementara ini masih fokus untuk berbenah dan melakukan ‘bersih-bersih’ di internal, menyamakan persepsi, membangun kebersamaan agar ke depan lebih mudah dalam bekerja.

Ia tidak ingin ada sekat-sekat yang menjadi pembatas di internal dinas pendidikan. “Itu tidak baik dan tidak akan mampu mencapai keberhasilan, tentunya untuk melancarkan pekerjaan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tenaga pendidik," sambungnya.

Kirim tim try out

Sementara itu, untuk menyambut test masuk para guru agar di angkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Dinas Pendidikan Aceh merencanakn mengirim tim try out ke sejumlah sekolah guna melakukan pembinaan kepada para guru agar bisa mendalami ilmunya.

Dalam try out itu, para guru akan dibekali seputar kisi-kisi soal dan teknis pengisian soal untuk menghadapi ujian nanti yang diprediksi menggunakan sistem CAT.

"Sehingga saat tes atau uji kelulusan nanti, saya berharap banyak para putra putri daerah yang akan lulus, gelaran try out itu merupakan bagian dari keseriusan pemerintah dalam membantu putra putri Aceh agar lulus menjadi guru yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," Sebut mantan Kadinsos Aceh ini.(yos)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved