Breaking News:

Truk Tanki Berisi Gas Elpiji Bocor di Pidie

Sebuah truk tanki pengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG, baca elpiji) mengalami kebocoran saat melintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan

Editor: bakri
For Serambinews.com
Mobil Skid Tank (mobil tangki LPG) yang mengalami  di Jalan Banda Aceh – Medan, tepatnya di Desa Keude Caleu, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie, Jumat (22/1/2021) pukul 06:20 WIB. 

SIGLI - Sebuah truk tanki pengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG, baca elpiji) mengalami kebocoran saat melintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di depan Kantor Camat Indrajaya, Gampong Keude Caleu, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 06.00 WIB.

Truk itu mogok dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara, menuju Aceh Besar. Begitu kebocoran terjadi, proses pengangkutan langsung dihentikan sehingga membuat arus lalu lintas sempat terganggu. Polisi dibantu TNI langsung bergerak cepat, menantisipasi dampak kebocoran serta mengalihkan lalu lintas.

Pantauan Serambi di lokasi, kendaraan dari dari arah Medan dialihkan melalui ruas jalan Pasar Caleu hingga ke Gampong Blang Sempeng, Kecamatan Peukan Baro. Sedangkan kendaraan dari arah Banda Aceh diarahkan melalui jalan Bambi menuju Pasar Lampoh Saka.

Sedangkan untuk truk berbadan besar seperti truk CPO, dihentikan dan tidak diizinkan melalui jalur altenatif. Baru sekitar pukul 11 situasi berhasil dikendalikan dan arus lalu lintas kembali normal.

“Saat ini arus transportasi Banda Aceh-Medan telah normal kembali,” kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kabang Ops, AKP Iswahyudi, Jumat (22/1/2021).

Iswahyudi mengatakan, situasi sudah kondusif setelah gas elpiji di dalam tanki telah habis keluar karena bocor. Saat gas tersebut keluar, petugas pemadam kebakaran melakukan antisipasi dengan menyiramkan air ke arah truk tanki.

"Aktivitas di sekitar lokasi kebocoran gas dihentikan untuk mencegah jatuh korban,” jelasnya. Wahyudi mengatakan, truk tanki itu kini telah ditarik ke Pidie Jaya untuk dilakukan indentifikasi terkait penyebab kebocoran.

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut), Taufikurachman, juga membenarkan hal itu. Ia menyebutkan, truk tangki dengan nomor pelat BK 9064 FA itu mengalami kebocoran saat sedang dalam perjalanan dari Medan menuju ke SPPBE di Meulaboh. “Saat ini angkutan tersebut sudah disterilkan dari muatan LPG,” sebutnya.

Pertamina dia katakan, memberikan apresiasi terhadap kesigapan petugas pemadam kebakaran yang telah berhasil mengamankan mobil skid tank yang bermuatan 15 metrik ton (MT) LPG. Pertamina sambung Taufikurachman, juga sudah mengirimkan tim teknis ke lapangan untuk menginvestigasi kejadian tersebut, serta terus berkoordinasi dengan pihak aparat.

Dalam kesempatan itu, Pertamina menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada warga sekitar dan pengendara yang sempat terganggu perjalanannya. Pertamina memastikan saat ini kondisi sudah kondusif kembali.

"Distribusi LPG untuk masyarakat juga tidak mengalami kendala berarti, karena Pertamina sudah melakukan upaya pengalihan distribusi LPG dari SPPBE terdekat," demikian Taufikurachman.(naz/mun)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved