Update Corona di Aceh
Penderita Covid-19 di Aceh Bertambah Lagi 11 Orang, Ini Data Lengkapnya
Kasus aktif, merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
Kasus aktif, merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh bertambah lagi 11 orang, sehingga kasus aktif sudah mencapai 999 orang.
Kasus aktif, merupakan kasus terkonfirmasi Covid-19 dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.
Tidak ada yang sembuh atau meningal dunia dalam waktu 24 jam terakhir ini.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan hal ini kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu (23/1/2021) malam.
“Penambahan 11 kasus baru positif Covid-19 tersebut berdasarkan uji swab dengan real time polymerase chain reaction yang dilaporkan hari ini," tuturnya.
Baca juga: Fakta Baru Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Paman, Tuang Bir dan Minuman Energi agar Tak Menangis
Baca juga: VIRAL Istri Positif Hamil, Malah Suami yang Muntah-muntah Sampai Demam, Sebut Pertanda Jadi Ayah
Baca juga: Iptu Novita Tak Menyangka Jadi Sorotan, Sempat Dilema Tak Bisa Melanjutkan Kuliah
SAG menjelaskan, 11 kasus baru yang bertambah kemarin meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak lima orang, dan warga Kabupaten Aceh Utara sebanyak dua orang.
Sedangkan empat lainnya masing-masing satu orang warga Kota Lhokseumawe, Kabupaten Pidie, Aceh Tamiang, dan warga Kabupaten Aceh Tenggara.
"Meski penambahan kasus positif harian di Aceh “hanya” belasan kasus, namun masyarakat dihimbau tidak lengah dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," katanya.
SAG mengingatkan kasus aktif di seluruh Aceh hampir mencapai seribu orang dan sebagian besar melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Mereka tidak menunjukkan gejala dan tidak dirawat di rumah sakit.
Harapan kita mereka tidak berinteraksi dengan orang lain selama masa isolasi tersebut.
"Anggota keluarga penderita hendaknya disiplin menjalankan protokol kesehatan sesuai petunjuk tim medis agar tak ikut tertular virus corona," katanya.
Masyarakat juga diimbau memakai masker secara benar saat berinteraksi dengan orang lain dan menjaga jarak 1-1,5 meter.
Masker harus menutup mulut dan hidung, bukan sekadar tertempel di dagu dengan dua pengait di telinga. Selebihnya, tetaplah mencuci tangan sesering mungkin dengan air yang mengalir.
“Masyarakat hanya diminta menjalankan 3M itu secara disiplin dan konsisten. Sementara testing, tracing, dan treatment, dilakukan Satgas Covid-19 untuk mengendalikan penyebaran virus corona tidak kian menyebar,” tutur SAG. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jubir-covid-19-pemerintah-aceh-saifullah-abdulgani1.jpg)