Rabu, 8 April 2026

Berita Bireuen

Jalan Nasional di Keude Gandapura Tergenang, Ini Harapan Warga

Jalan yang tergenang air sepanjang 40 meter lebih, dan pada bagian genangan terdapat dua lubang yang membahayakan pelintas.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Ruas jalan nasional di kawasan Keude Gandapura Bireuen tergenang dan terdapat lobang di badan jalan membahayakan pengendara terutama pengendara roda dua. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Beberapa tempat ruas jalan nasional kawasan Keude Gandapura, Bireuen berlobang dan tergenang air hujan, genangan membahayakan pengendara apalagi kawasan tersebut terdapat persimpangan.

Warga maupun pedagang mengharapkan ruas yang sedikit miring kemudian terjadi genangan dan terdapat tiga lubang besar segera ditangani.

“Ada dua lubang besar pada ruas jalan yang tergenang, bila ban sepeda motor terperosok kemungkinan jatuh, apalagi kawasan padat,” ujar Muslim, salah seorang warga Keude Gandapura kepada Serambinews.com, Selasa (26/01/2021).

Amatan Serambinews.com, badan jalan tergenang sebelah kiri dari arah Lhokseumawe, panjang genangan sekitar 40 meter lebih, pada bagian genangan terdapat dua lubang, satu lobang akan terlihat apabila genangan berkurang.

Sedangkan satu lobang lagi berdiameter hampir seukuran ban kendaraan minibus dengan kedalaman sekitar 20 cm tidak terlihat karena tertutup genangan.

Beberapa sepeda motor memang melambat di kawasan tersebut, apalagi padat arus lalu lintas terutama setiap Selasa yang merupakan hari peukan kecamatan setempat.

Muslim menambahkan, saat hujan genangan panjangnya mencapai 50 meter dan menutupi badan jalan hampir dua meter lebih.

Ditambahkan, jalan berlubang dan genangan sering menyebabkan pengguna jalan hampir mengalami kecelakaan ketika kendaraan yang sedang melaju pada genangan terperosok pada lubang jalan.

Ada pengendara yang hampir terjatuh karena terperosok ban kendaraan pada lubang jalan dan ada juga yang hampir bertabrakan dengan kendaraan lainnya karena sebagian pengguna jalan tidak mengetahui adanya lubang di aspal yang tergenang.

"Setiap turun hujan, genangan bisa bertahan dua hari atau sampai satu minggu, bahkan lebih seperti saat ini sedang musim hujan," tambahnya.

Warga maupun pedagang mengharapkan adanya perhatian dinas terkait terutama sekali menangani pada genangan dan menutup lobang jalan sebagai antisipasi tidak terjadinya musibah bagi pengendara roda dua maupun kendaraan roda empat.(*)

Baca juga: Istri Tikam Suami Usai Lihat Foto Bersama Wanita di Ponsel, Ternyata Itu Foto Lama Mereka Berdua

Baca juga: Adam Mitter Eks Bek Persiraja Bergabung Dengan Klub Liga Thailand, Sebut 2020 Tahun Teraneh

Baca juga: Ekses Bocah 6 Tahun Meninggal, Kadinkes Abdya Sidak Puskesmas Manggeng, Safliati: Petugas Teledor!

Baca juga: Eks Kepala Intelijen Nilai AS tak Akan Bekerja Sama dengan Turki dalam Masalah Pembelian S-400 Rusia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved