Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

China Peringatkan Taiwan, Deklarasikan Kemerdekaan Berarti Perang

Pemerintah China, Kamis (28/1/2021) mengeluarkan peringatan keras kepada Pemerintah Taiwan, saat berusaha memperkuat bahasanya di wilayah kepulauan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Dok PLA (Tentara Pembebasan Rakyat China)
Rudal pembunuh Kapal Induk dikerahkan dekat Taiwan. Rudal DF-17 China tak bisa Dilawan oleh sistem pertahanan udara AS 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Pemerintah China, Kamis (28/1/2021) mengeluarkan peringatan keras kepada Pemerintah Taiwan, saat berusaha memperkuat bahasanya di wilayah kepulauan itu.

Taiwan diberi peringatan setelah baru-baru ini meningkatkan kegiatan militer di dekat pulau itu.

Dilansir Reuters, kemerdekaan berarti perang dan angkatan bersenjata akan mengambil tindakan untuk menanggapi provokasi dan campur tangan asing.

Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, melaporkan jet tempur dan pembom China memasuki zona identifikasi pertahanan udara baratdaya Taiwan pada akhir pekan lalu.

Hal itu memicu kekhawatiran Washington.

China percaya pemerintah Taiwan yang terpilih secara demokratis sedang menggerakkan pulau itu menuju deklarasi kemerdekaan formal.

Baca juga: 8 Pesawat Pembom dan 4 Jet Tempur China Masuki Wilayah Udara Taiwan, Begini Reaksi Taipei

Meskipun Presiden Tsai Ing-wen telah berulang kali mengatakan mereka sudah menjadi negara merdeka bernama Republik China.

Saat ditanya pada jumpa pers bulanan tentang kegiatan angkatan udara baru-baru ini, juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian mengatakan Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China.

"Kegiatan militer yang dilakukan oleh Tentara Pembebasan Rakyat China di Selat Taiwan merupakan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi situasi keamanan dan menjaga kedaulatan dan keamanan nasional," katanya.

"Mereka adalah tanggapan yang serius atas campur tangan eksternal dan provokasi oleh pasukan 'kemerdekaan Taiwan'," tambahnya.

Serangan China bertepatan dengan sekelompok kapal induk AS memasuki Laut China Selatan yang disengketakan untuk mempromosikan kebebasan laut.

Baca juga: Angkatan Udara Cina Kirim Banyak Pesawat Tempur dan Bomber ke Taiwan

Wu mengatakan segelintir orang di Taiwan sedang mencari kemerdekaan pulau itu.

"Kami memperingatkan elemen 'kemerdekaan Taiwan': mereka yang bermain api akan membakar diri mereka sendiri, dan 'kemerdekaan Taiwan' berarti perang," tambahnya.

Taiwan yang demokratis telah mengecam ancaman dan upaya China dalam melakukan intimidasi, dan Tsai berjanji untuk mempertahankan kebebasan pulau itu dan tidak akan bisa dipaksa.

China secara rutin menggambarkan Taiwan sebagai masalah paling penting dan sensitif dalam hubungannya dengan Amerika Serikat.

Baca juga: TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Taiwan di Laut Natuna Utara, Diduga Tangkap Ikan Secara Ilegal

yang dDi bawah pemerintahan sebelumnya, Trump meningkatkan dukungan untuk pulau itu dalam hal penjualan senjata dan pejabat senior sering mengunjungi Taipei.

Pemerintahan Presiden Joe Biden, yang menjabat selama seminggu, telah menegaskan kembali komitmennya kepada Taiwan.

Hal itu berpotensi menambah ketegangan lebih lanjut dengan Beijing.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved