Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Besar

Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Soroti Objek Wisata Berserakan Sampah, Ini Kata Kadisparpora

Eka Rizkina menilai kondisi yang seperti tak terurus ini sangat jorok dan menimbulkan pencemaran lingkungan. 

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Eka Rizkina SPd. 

Eka Rizkina menilai kondisi yang seperti tak terurus ini sangat jorok dan menimbulkan pencemaran lingkungan. 

Laporan Asnawi Luwi | Jantho 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Eka Rizkina SPd, menyoroti sejumlah objek wisata di kabupaten ini yang berserakan sampah. 

Misalnya di Pantai Lhoknga, Lampuuk, Leupung, Ujong Batee, dan lain-lain. 

Eka Rizkina menilai kondisi yang seperti tak terurus ini sangat jorok dan menimbulkan pencemaran lingkungan. 

"Padahal objek wisata di Aceh Besar sangat indah dan memesona," kata Eka Rizkina kepada Serambinews.com, Sabtu (30/1/2021).

Politisi PKS ini meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Disparpora Aceh Besar menyediakan bak sampah atau tong sampah di lokasi-lokasi objek wisata itu.

Begitu juga pihak desa atau pengelola lokasi wisata itu, agar juga menyediakan bak sampah di lokasi dimaksud.

Pantai Lampuuk.
Pantai Lampuuk. (SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR)

Baca juga: Harimau Sumatera Danau Putra Dilepasliarkan di Pegunungan Gulo Aceh Tenggara

Baca juga: Saat Negara Lain Bergantung pada Utang China, Negara Afrika Ini Lebih Memilih Miskin

Baca juga: Jika Perang Dunia III Meletus, Ini 5 Senjata Canggih yang Akan Dikerahkan China

Eka menilai tong sampah yang sudah disiapkan Pemkab dan pengelola lokasi wisata secara perorangan masih minim.

Oleh karena itu, lokasi wisata itu tercemar sampah plastik, sampah air mineral, pempes, sampah tempurung kelapa, dan berbagai sampah lainnya.

Menurut dia, lokasi obyek wisata yang jorok bukan saja berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan juga, tetapi membuat para tourist dari berbagai manca negara enggan untuk berwisata di Aceh.

"Selama ini wisatawan lokal yang padati objek wisata, sedangkan tourist minim sekali. Kepada setiap pengunjung juga agar membuang sampah pada tempatnya," ujar Srikandi PKS Aceh Besar Dapil II ini.

Eka menambahkan jika pariwisata hidup tentu dampaknya juga terhadap peningkatan perekonomian warga setempat. 

"Perlu adanya koordinasi yang baik antar dinas, baik Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Satpol-PP dalam memecahkan masalah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved