Rabu, 15 April 2026

Update Corona di Bireuen

Hanya Tersisa Tiga Orang Lagi Warga Bireuen Isolasi Mandiri Covid-19

Hingga Minggu (31/01/2021) tinggal tiga orang lagi warga Bireuen yang sedang menjalani isolasi mandiri karena dinyatakan positif covid-19...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Husaini SH MM, Jubir Covid 19 di Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Hingga Minggu (31/01/2021) tersisa tiga orang lagi warga Bireuen yang sedang menjalani isolasi mandiri karena dinyatakan positif covid-19, sedangkan 475 orang lainnya sudah selesai dan dinyatakan sembuh dari covid-19.

Informasi melegakan tersebut disampaikan Husaini SH MM selaku juru bicara tim Satgas pencegahan covid-19 Bireuen kepada Serambinews.com, Minggu 931/01/2021).

Selain itu tambahnya, data dari tim medis dan RSUD Bireuen, ada enam orang mengalami gejala atau suspek mengarah kepada gejala covid-19 sedang menjalani perawatan di ruang rawat Penire di RSUD dr Fauziah Bireuen, seorang lainnya sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta.

Menyangkut persiapan rencana vaksin Covid-19, Husaini mengatakan sedang dibahas dan ditetapkan Dinkes Bireuen, baik jadwal maupun rangkaian kegiatan lainnya.

Kadinkes Bireuen, dr Irwan A Gani secara terpisah kepada Serambinews.com mengatakan, rencana vaksinasi atau penyuntikan vaksin anti covid-19 tahap pertama sudah dibahas dengan berbagai unsur.

Kemudian dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi ulang dengan Bupati Bireuen dan pejabat terkait lainnya.

“Tim medis akan melakukan koordinasi ulang dan rapat lanjutan menyangkut rencana vaksin pada 15 Februari nanti termasuk simulasi sebelum pencanangan,” ujar Kadiskes Bireuen.

Kadiskes Bireuen mengulang kembali, sasaran vaksin di Bireuen ada kelompok prioritas yaitu mulai dari tenaga kesehatan berjumlah 4.691 orang, kemudian TNI, Polri dan Subdenpom berjumlah 1.464 orang, tenaga pelayanan publik dan masyarakat secara keseluruhan mencapai 268.007, total seluruhnya 274.234 orang.

Jumlah tersebut akan dilakukan selama satu tahun mulai Februari 2021 sampai Maret 2022, pencanangan dimulai 15 Februari 2021 untuk tenaga medis dan pejabat esensial.(*)

Baca juga: Fakta Soal Kakek Sugiono: Ngaku Kaget Bisa Terkenal di Indonesia

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Ditantang Tangkap Abu Janda, MUI: Terkesan Dipelihara Pemerintah dan Polisi

Baca juga: Remaja Putri Diduga Tenggelam di Laut Lancok Aceh Utara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved