Jumat, 17 April 2026

Video

VIDEO - Heboh Batu Meteor Jatuh Timbulkan Dentuman Keras, Bongkahan Timpa Rumah

Suara dentuman keras yang didengar warga Tanggamus dan warga Lampung Tengah juga memiliki kesamaan waktu, yakni Kamis 28 Januari 2021 pukul 22.00 WIB.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Mursal Ismail

Suara dentuman keras yang didengar warga Tanggamus dan warga Lampung Tengah juga memiliki kesamaan waktu, yakni Kamis 28 Januari 2021 pukul 22.00 WIB.

SERAMBINEWS.COM - Warga dihebohkan dengan jatuhnya batu meteor di Punggur Lampung Tengah.

Peristiwa tersebut bahkan menimbulkan suara dentuman keras.

Batu meteor di Punggur menimpa rumah seorang warga.

Suara dentuman keras yang didengar warga Tanggamus dan warga Lampung Tengah juga memiliki kesamaan waktu, yakni Kamis 28 Januari 2021 sekitar pukul 22.00 WIB.

Dentuman keras di Tanggamus tersebut bahkan terdengar hingga radius puluhan kilometer.

Baca juga: Ini Prediksi Cuaca Sebagian Wilayah Aceh Hingga Tiga Hari ke depan

Baca juga: Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati Menikah, Sempat Kunjungi Makam Mendiang Ferry Wijaya

Masyarakat di Dusun V, Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah dihebohkan dengan bongkahan batu diduga meteor yang menimpa rumah Mujilah (51).

Mujilah menjelaskan kronologis dentuman yang terjadi Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 22.15 WIB itu.

Mujilah mengatakan, sebelum diketahui dentuman bongkahan batu diduga meteor jatuh di bagian samping belakang rumahnya, ia baru saja pulang dari mengantar sang suami, Muhtajam.

Ia mendengar seperti sesuatu menghantam bagian rumahnya.

Saat di bagian samping rumah yang terkena bongkahan batu, ia melihat sejumlah genting rumahnya ambrol.

Di bagian bawah ada batu yang terlihat masih mengeluarkan asap.

Perempuan paruh baya itu akhirnya memberanikan diri untuk mengambil bongkahan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa itu.

"Waktu saya ambil batunya masih hangat. Bentuknya seperti bongkahan yang pecah gitu, warnanya hitam, ada bintik-bintik putih kecil di sekelilingnya," ujar Mujilah.

"Batu sekarang di rumah Pak Bayan (kepala dusun), diamankan di sana. Kalau saya terserah batu itu mau diapain nantinya," ujar Mujilah.

Karena banyak warga yang silih berganti berdatangan untuk melihat bongkahan batu diduga meteor itu, akhirnya ia berinisiatif untuk tidak memamerkan batu tersebut supaya dilihat warga.

Oleh pemilik rumah, lokasi tempat jatuhnya bongkahan batu dikelilingi oleh pagar kecil yang dibuat dari batang dan bambu diikat tali.

Tampak di bagian dinding rumah Mujilah yang dilapisi batu bata seperti terbentur benda keras.

Sementara sebagian genting rumah tampak merosot dan jatuh.

Sontak, berita jatuhnya bongkahan batu diduga meteor itu menjadi tontonan sejumlah masyarakat yang datang dari Kampung Astomulyo ataupun dari kecamatan lainnya di Lampung Tengah.(Tribunlampung/Syamsir Alam)

Baca juga: Heboh Diduga Meteor Hantam Rumah, Warga Dengar Dentuman Keras dan Kepulan Asap dari Langit

Baca juga: Fakta Josua Hutagalung Temukan Batu Diduga Meteor, Jatuh Menimpa Rumahnya dan Dibeli Rp 200 Juta

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved