Sabtu, 9 Mei 2026

Internasional

Iran Bebaskan Pelaut Korea Selatan, Dari Indonesia dan Lainnya Belum Diketahui Nasibnya

Para pelaut Korea Selatan dari kapal tanker yang ditangkap di Teluk Persia oleh pasukan Iran bulan lalu telah dibebaskan.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Kapal tanker berbendera Korea Selatan yang disita dikawal oleh Pengawal Revolusi Iran di Teluk Persia, Senin (4/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Para pelaut Korea Selatan dari kapal tanker yang ditangkap di Teluk Persia oleh pasukan Iran bulan lalu telah dibebaskan.

Mereka telah meninggalkan negara itu dengan alasan kemanusiaan.

Tetapi pelaut Indonesia dan lainnya belum diketahui nasibnya

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh, Selasa (2/2/2021) mengatakan penyelidikan hukum terhadap kapal tanker tersebut dan kaptennya akan dilanjutkan.

DIlansir AP, Iran mempertahankan kapal tanker dan 20 awaknya karena pencemaran lingkungan, klaim yang ditolak oleh pemilik kapal.

Tampaknya penyitaan kapal tanker berbendera Korea Selatan di Selat Hormuz yang penting itu adalah upaya Republik Islam untuk meningkatkan pengaruhnya atas Seoul.

Baca juga: VIDEO - Kapal Tanker Minyak Iran Ditahan, Teheran Minta Penjelasan Jakarta

Menjelang negosiasi aset Iran senilai miliaran dolar yang dibekukan di bank-bank Korea Selatan di tengah kampanye tekanan AS yang menargetkan Iran.

Penyitaan kapal terjadi menjelang perjalanan regional Korea Selatan yang telah dijadwalkan sebelumnya, termasuk singgah di Qatar.

Para awak, termasuk pelaut dari Indonesia, Myanmar, Korea Selatan dan Vietnam, ditahan di kota pelabuhan Bandar Abbas dekat Selat Hormuz.

Laporan itu tidak mengatakan apakah kapten akan diizinkan meninggalkan negara itu atau kapan para pelaut lain mungkin benar-benar dibebaskan.

Baca juga: Iran Sita Kapal Tanker Korea Selatan, Sebagian Awak Kapal Dari Indonesia

Khatibzadeh mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi berbicara melalui telepon dengan Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korea Selatan Choi Jong-kun.

Keduanya membahas masalah pelepasan aset beku Iran.

Jong-kun dan delegasinya mengunjungi Teheran bulan lalu untuk membahas pembebasan kapal dan awak.

Terutama aset Iran 7 miliar dolar As yang dibekukan yang diikat di bank-bank negara itu karena sanksi Amerika.

Menteri luar negeri Iran telah memberi tahu delegasi Korea Selatan yang berkunjung.

Bahwa pembebasan kapal dan awaknya merupakan masalah pengadilan dan di luar kendali pemerintah.(*)

Baca juga: Marzuki Alie Kirim WA ke SBY, Tak Terima Dituduh Jadi Bagian Kelompok Kudeta

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved