Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Singkil

Tanggul Penahan Ombak tak Kunjung Dibangun, Ini yang Dilakukan Warga Singkil

"Lantaran tidak ada kejelasan kami keluarkan duit pribadi puluhan juta, untuk mengamankan secara darurat beberapa puluh meter pantai wisata dengan ...

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Warga memasang kayu untuk menahan ombak di pinggir pantai Danau Belibis, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (1/2/2021). 

"Lantaran tidak ada kejelasan kami keluarkan duit pribadi puluhan juta, untuk mengamankan secara darurat beberapa puluh meter pantai wisata dengan material cerucuk kayu damli," ujar Ismail.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tanggul penahan ombak di pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, tak kunjung dibangun. 

Padahal, di bagian sisi lain pantai telah dibangun tanggul penahan ombak. 

Akibat belum dibangun tanggul, menyebabkan terjadi abrasi.

Sehingga, merusak keindahan pantai yang merupakan lokasi wisata serta menghancurkan bangunan milik warga.

Panjang pantai yang belum dipasang tanggul pengaman sekitar 625 meter.

Mulai dari lokasi wisata Danau Belibis hingga ke pelabuhan Aceh Singkil.

Baca juga: Mereka Lupa Syariat Islam dan Mengabaikan Protkes

Sementara sisi lain pantai dari depan kantor bupati hingga pelabuhan feri telah dilengkapi tanggul.

"Lanjutan pembangunan tanggul pemecah gelombang sepanjang 625 meter di pantai wisata Danau Belibis Pulo Sarok sudah 10 tahun terkatung-katung. Sehingga menyebabkan abrasi parah," kata Ismail Saleh Lubis, pengelola wisata di Danau Belibis, Selasa (2/1/2021).

Lantaran tidak ada kejelasan pembangunan penyambungan tanggul.

Ismail berinisiatif, membangun tanggul penahan ombak menggunakan kayu serta karung berisi pasir. 

"Lantaran tidak ada kejelasan kami keluarkan duit pribadi puluhan juta, untuk mengamankan secara darurat beberapa puluh meter pantai wisata dengan material cerucuk kayu damli," ujar Ismail.

Saat musim angin tenggara, pantai di objek wisata Danau Belibis dihantam ombak hingga menyebabkan abrasi. 

Kondisi itu, menyebabkan daratan terus berkurang.

Kemudian, keindahan Danau Belibis rusak serta air pasang masuk ke permukiman penduduk.

Warga berharap, pembangunan tanggul segera dilakukan agar tanah di pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil itu, tidak terus berkurang digerus abrasi. (*)

Baca juga: Bawa Kabur Sepmor Ibu Rumah Tangga, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Lhokseumawe

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved