Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kutaraja

Bahas Perkembangan Aceh, Wali Nanggroe Terima Kunjungan Sekretaris Politik Kedubes Kanada

Baik kondisi ekonomi, potensi wisata, perkembangan pembangunan dan implementasi hasil perundingan MoU Helsinki selama 15 tahun terakhir.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
Dok Katibul Wali
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Al Haytar menerima kunjungan Kedatangan Sekretaris Utama Bidang Politik Kedutaaan Besar (Kedubes) Kanada, Mr Antoine Nouvet di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Al Haytar menerima kunjungan First Secretary Political affairs for Indonesia, Malaysia and Timor-Leste Embassy of Canada, Mr Antoine Nouvet di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Rabu (3/2/2021).

Kedatangan Sekretaris Utama Bidang Politik Kedutaaan Besar (Kedubes) Kanada tersebut disambut langsung Wali Nanggroe yang didampingi Staf Khusus, H Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), dan DR Rafiq.

Pada kunjungan itu, kepada Mr Antoine, Wali Nanggroe menyampaikan kondisi dan perkembangan terkini Aceh.

Baik kondisi ekonomi, potensi wisata, perkembangan pembangunan dan implementasi hasil perundingan MoU Helsinki selama 15 tahun terakhir.

“Dia ingin melihat perkembangan seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Aceh sudah sangat dikenali di Kanada sejak dari masa konflik dulu. Sekarang dia datang melihat langsung Aceh,” kata Wali Nanggroe menyampaikan salahsatu poin yang diutarakan Mr Antoine kepada dirinya.

Menurut Wali Nanggroe, kunjungan Mr Antoine merupakan peluang besar untuk melakukan pendekatan dengan Kanada, dalam rangka pembangunan ekonomi Aceh ke depan.

“Banyak investor dari Kanada, itu yang saya rasa harus kita usahakan. Karena Kanada merupakan suatu negeri di dunia ini yang maju, kaya, dan sudah sangat canggih teknologinya,” kata Wali Nanggroe.

Uang Pensiun Prajurit Dijamin Aman, Prabowo Dukung Pengusutan Kasus Korupsi ASABRI

Dewan Sorot Atap Ruang Penyakit Dalam RSUD Sigli Bocor Hingga Toilet Jorok 

Suami Soraya Abdullah Menangis Saat di Makam, Rasa Bersalah Tularkan Covid-19 ke Istri

Sementara itu, Mr Antoine mengatakan, kunjugan kali ini merupakan kedatangan pertamakalinya ke Aceh.

Ia mengaku baru satu bulan bertugas di Kedubes Kanada.

“Ini juga pertemuan pertamakali dengan wali nanggroe,” kata Mr Antoine yang fasih berbahasa Indonesia.

“Sedikit di luar bidang saya, karena saya di bidang politik. Tapi secara umum Kanada ingin meningkatkan hubungan dengan Indonesia, dan tentu saja Indonesia secara umum, di semua provinsi dan termasuk Aceh,” komentar Mr Antoine

ketika ditanyakan tentang rencana kerjasama yang mungkin dilakukan antara Kanada dengan Aceh.

“Itu secara umum, tapi ada bagian yang terfokus ke bagian perdangan secara lebih persis. Dan pasti ketika Covid-19 selesai mungkin akan ada kesempatan kunjungan untuk bagian itu,” sebut Mr Antoine.

Satu Jam Bertemu Jusuf Kalla

Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla mengunjungi Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Selasa (29/12/2020).

Kehadiran mantan orang nomor dua di Indonesia yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini, diakui sebagai kunjungan silaturrahmi dengan tokoh sentral perdamaian Aceh.

Seperti diketahui, JK datang ke Aceh dalam rangka melantik Ketua Umum beserta pengurus PMI Aceh yang sudah terpilih beberapa waktu lalu.

Selasa (29/12/2020) siang, JK melaksanakan shalat dhuhur di Masjid Lampriet.

Setelah itu, JK kemudian langsung menuju Meuligoe Wali Nanggroe.

Pertemuan antara JK dengan Wali Nanggroe berlangsung selama satu jam lebih.

Pria Ini Kaget Saat Dinyatakan Hamil, Padahal Mengeluh Sakit Perut, Ternyata Punya Pasien Sebelumnya

Pengadilan Finlandia Adili Pemberontak Sierra Leone, Tuduhan Pemerkosaan dan Mempersenjatai Anak

DPRK Soroti Proyek Gedung Sekolah Terbengkalai di Kompleks Transmigrasi Ujong Lamie Nagan Raya

Pada kesempatan tersebut, kepada JK, Wali Nanggroe menyampaikan kondisi terkini Aceh.

Malik Mahmud berharap implementasi MoU Helsinki tahun 2005 silam yang saat itu JK menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Kita sangat gembira kehadiran Pak JK ke Aceh. Sebagai mantan Wapres, kita sangat berharap agar Pak JK dapat membantu percepatan implementasi MoU Helsinki,” kata Wali Nanggroe yang didamping Staf Khusus, H Kamaruddin Abu Bakar, Teuku Kamaruzzaman, DR Rafiq, dan Katibul Wali Nanggroe, Azwardi Abdullah.

Pada kesempatan itu, Wali Nanggroe menyampaikan persoalan bendera dan lambang Aceh, tapal batas, dan beberapa masalah lainnya sesuai yang tertuang dalam MoU Helsinki.

Hanya saja, saat kini belum juga terimplementasi.

Dalam kesempatan tersebut, JK menyampaikan, bahwa kesepakatan MoU Helsinki hampir semuanya sudah terealisasi.

“Dan selebihnya dalam tahap proses. Insya Allah,” kata JK usai pertemuan.

“Pak Malik ini sahabat saya, kami bicara kenang-kenangan masa lalu,” tambah JK yang turut didampingi Sudirman Said, Fery Mursidan Baldan, Imam Addaruqudni, Husain Abdullah, dan Adam Suryadi Nur.

Pada hari yang sama, Keurukoen Katibul Wali Nanggroe juga mengadakan aksi donor darah.

Aksi sosial ini juga diikuti oleh para pejabat struktural, staf dan seluruh pegawai lainnya di lingkungan Meuligoe Wali Nanggroe.

“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari upaya Keurukoen Katibul Wali Nanggroe dalam rangka melaksanakan program donor darah ASN Aceh sebagaimana dicanangkan oleh Pemerintah Aceh melalui Gubernur dan Sekda,” ungkap Kabag Humas Katibul Wali Nanggroe, M Nasir SIP MPA.(*)

VIDEO 21 dari 28 Nelayan yang Ditangkap Otoritas India Tiba di Aceh

VIDEO Pria Asal Aceh Selatan Menghilang Selama 32 Tahun, Ditemukan via Facebook oleh Anaknya

VIDEO Hari ini, 22 Tahun yang Lalu Jembatan Arakundo Berlumuran Darah

VIDEO KMP Aceh Hebat 1 Berlayar ke Simeulue

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved