Breaking News:

Pasien 'Suspect' Kabur dari RS Cut Nyak Dhien Meulaboh

Sanuddin (38), warga Gampong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang dicurigai (suspect) terpapar Covid-19 diduga kabur

For Serambinews.com
Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Putri Fathiyah melakukan pengecekan data salah satu pasien suspek Covid-19 yang melarikan diri dari rumah sakit tersebut, Selasa (2/2/2021), di ruangan IGD RSUD Cut Nyak Dhien. 

MEULABOH - Sanuddin (38), warga Gampong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang dicurigai (suspect) terpapar Covid-19 diduga kabur dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa (2/2/2021) menjelang Ashar. Hal itu diketahui saat petugas hendak menjemputnya untuk dirawat di Ruang Pinere.

Sebelumnya, warga tersebut hendak berobat lantaran mengalami keluhan demam, batuk, dan sesak napas. Namun setelah diperiksa di ruang radiologi dengan rontgen dada, petugas menemukan gejala mirip Covid yang ditunjukkan pasien itu. Maka dari itu, petugas medis menempatkan Sanuddin di sebuah ruangan di bagian IGD RSUD Cut Nyak Dhien.

Sementara dokter yang memeriksa lalu menganjurkan yang bersangkutan untuk dirawat di ruang pinere dan harus segera dilakukan swab. "Saat petugas kami menjemputnya untuk dirawat di Ruang Pinere, yang bersangkutan sudah tidak ada lagi di ruangan. Hingga saat ini kami belum mengetahui keberadaannya," kata Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Putri Fathiyah kepada Serambi, Selasa (2/1/2021) saat ditemui di rumah sakit tersebut.

Putri Fathiyah menambahkan, pasien tersebut belum sempat dilakukan swab. Namun dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter, yang bersangkutan memiliki gejala yang sama dengan pasien covid-19.

Pihak rumah sakit lalu melaporkan kejadian tersebut ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. "Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," jelas Putri Fathiyah.

Pada bagian lain, Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Putri Fathiyah mengatakan, saat ini pihaknya masih merawat lima pasien di Ruang Pinere rumah sakit tersebut. Mereka rata-rata memiliki keluhan batuk, demam, dan sesak napas.

Kelima pasien tersebut belum keluar hasil pemeriksaannya, apakah terinfeksi corona atau tidak. Sementara untuk pasien positif Covid-19 sudah tidak ada lagi di Ruang Pinere karena semuanya sudah sembuh.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved