Senin, 27 April 2026

Internasional

Arab Saudi Harapkan AS Sebagai Teman dan Sekutu, Siap Selesaikan Konflik di Jazirah Arab

Kerajaan Arab Saudi berharap Pemerintah AS di bawah Presiden Joe Biden dapat menjadi teman dan sekutu.

Editor: M Nur Pakar

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi berharap Pemerintah AS di bawah Presiden Joe Biden dapat menjadi teman dan sekutu.

Sehingga, AS yang mengedepankan diplomasi dalam penyelesaian konflik di jazirah Arab dapat diselesaikan dengan baik, tanpa harus berperang.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir kepada Al-Ekhbaria, Jumat (5/2/2021) mengatakan Kerajaan berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah AS.

"Kami berharap dapat bekerja dengan teman-teman kami di AS untuk mengakhiri konflik dan menghadapi tantangan, seperti yang telah kami lakukan selama lebih dari tujuh dekade," tambahnya.

Dia menambahkan:

“Negara kami telah menumpahkan darah dalam pembebasan Kuwait dan dalam memerangi Al-Qaeda, termasuk di Yaman, dan Daesh di Suriah.

Biden mengatakan perang di Yaman harus diakhiri, selama pidato kebijakan luar negeri pertamanya pada Kamis (4/2/2021)sejak menjabat.

Joe Biden Akhiri Dukungan Serangan Koalisi Pimpinan Arab Saudi ke Yaman

"Pada saat yang sama, kami akan terus mendukung dan membantu Arab Saudi mempertahankan kedaulatannya dan integritas teritorialnya serta rakyatnya," kata Biden.

Biden menegaskan Kerajaan terus menjadi sasaran serangan rudal dari Houth, sehingga harus dilindungi.

Dia berbicara tentang perlunya AS memainkan peran diplomatik yang lebih aktif untuk mengakhiri konflik di Yaman.

Arab Saudi, anggota koalisi Arab yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, telah berulang kali menyerukan solusi diplomatik untuk konflik tersebut.

"Kerajaan menyambut baik komitmen Amerika Serikat, yang diungkapkan dalam pidato Presiden Biden untuk bekerja sama dalam mempertahankan keamanan dan wilayah," kata Pangeran Faisal bin Farhad, Menteri Luar Negeri Arab Saudi.

"Kami berharap dapat bekerja dengan Tim Lenderking untuk mencapai tujuan bersama kami yaitu resolusi politik yang komprehensif di Yaman," tambahnya.

Saudi Larang Masuk Warga Indonesia dan 19 Negara Lain, Untuk Tekan Laju Pertumbuhan Covid-19

Dikatakan, hal itu sebagai bagian dari visi bersama kami untuk kawasan yang damai dan makmur.

Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman juga menyambut baik komitmen presiden AS untuk bekerja dengan sekutu dalam menyelesaikan konflik.

Dia juga menyambut baik penunjukan Lenderking.

Dia mengatakan Kerajaan berharap bekerjasama dengan mitra Amerika.

Untuk meringankan situasi kemanusiaan dan menemukan solusi krisis Yaman, serta memastikan perdamaian dan stabilita kawasan ini.(*)

Riyadh akan Jadi Salah Satu Kota Terkaya Dunia, Putra Mahkota Saudi Siap Wujudkan Ambisinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved