Minggu, 3 Mei 2026

Remaja Tenggelam di Pantai Riting

Remaja Korban Tenggelam di Pantai Riting Sempat Meminta Izin Mandi Pada Ibunya

Angga Cahyana (14), korban terseret arus di Pantai Riting Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (7/2/2021) siang...

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Keluarga dan pengunjung Pantai Riting, Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, melihat proses pencarian yang akan dilakukan Tim SAR gabungan di pantai itu, Minggu (7/2/2021) sore. 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Angga Cahyana (14), korban terseret arus di Pantai Riting Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (7/2/2021) siang, sempat meminta izin mandi pada ibunya yang ikut ke lokasi pantai tersebut.

Karena, tidak memiliki firasat apapun, sang ibu pun mengizinkan anaknya itu mandi. Lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, sang ibu meminta anak laki-lakinya menyudahi mandinya dan segera pulang.

Namun, remaja warga GampongTampok Jeurat Raya, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar itu, meminta agar ibunya pulang duluan. Karena, dirinya sedang asyik mandi. Tidak lama setelah itu, takdir berkehendak terhadap korban.

Pelajar itu tiba-tiba berteriak meminta bantuan. Dua orang saksi, yakni Agus Prasetya (16) dan Muhammad Rifki (16) warga Weuraya, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar yang kebetulan melihat kejadian itu berupaya memberi pertolongan.

Namun, ombak yang terlalu besar dan arus saat itu bergejolak deras, sehingga korban pun tidak dapat tertolong dan langsung hilang ditelan ombak.

BREAKING NEWS - Seorang Remaja Tenggelam di Pantai Riting Leupung

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK, MH, melalui Kapolsek Leupung, Ipda Husni SH mendengar keterangan saksi dan dihubungi Serambinews.com, Minggu (7/2/2021).

Menurut Ipda Husni, sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama ibunya menuju ke Pantai Riting. Lalu sekitar pukul 12.30 WIB, korban Angga meminta izin mandi pada ibunya dan ibunya mengizinkannya, tapi tidak lama-lama. Namun, takdir berkehendak lain, di saat ibunya meminta anaknya itu untuk menyudahi mandinya.  Korban yang sempat meminta ibunya agar pulang duluan, tiba-tiba terseret arus.

“Dugaan korban berenang terlalu jauh dari bibir pantau dan sudah sempat diingatkan. Teriakan korban meminta tolong dari korban pun didengar sekitar pukul 13.10 WIB dan upaya penyelematan yang dilakukan oleh saksi pun sempat dilakukan. Namun, korban langsung hilang diseret arus,” terang Ipda Husni.

Kapolsek Leupung ini pun mengimbau sekaligus meminta para pengunjung pantai untuk meningkatkan ke hati-hatian.

Bahkan di lokasi wisata Pantai Riting, petugas Bhabinkamtibmas sudah memasang imbauan berisikan ‘Agar tetap hati-hati dan waspada menggunakan pelampung saat berenang’, ‘Sayangi anak anda, bagi yang masih kecil jangan dibiarkan berenang sendiri, harus didampingi orang tua’.

Lalu, di papan imbauan yang dipasang Polsek Leupung tersebut juga bertuliskan ‘Apabila berenang jangan terlalu jauh, dari bibir pantai, karena cuaca tidak menentu’. Kalimat terakhir dari imbauan yang ditempelkan itu bertuliskan ‘Ingat! Keluarga anda menunggu di rumah’.

Di samping itu di papan imbauan itu, turut dicantumkan Nomor Polsek Leupung 085260391914, ambulans 081362706926 dan nomor Tim SAR (0651) 33876, (0651) 113 dan 08116713113.

“Upaya pencegahan itu perlu dilakukan. Karena itu kami imbau tetap selalu meningkatkan kehati-hatian. Sebaiknya jangan mandi dan itu lebih baik, berhubung kondisi cuaca dan kondisi laut saat ini tidak menentu,” pungkas Ipda Husni.(*)

Dewan Minta Lubang Menahun di Jalan Provinsi Segera Ditangani

Remaja Tampok Jeurat Raya yang Tenggelam di Pantai Riting Leupung, Aceh Besar, belum Ditemukan

Alhamdulillah, Nagan Raya Masih Tetap Nihil Kasus Positif Covid-19

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved