Breaking News:

Internasional

Badan Antariksa Eropa Buka Kesempatan Bagi Wanita Jadi Astronot

Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka peluang bagi wanita untuk menjadi astronot. Itu menjadi untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir denghan mem

Editor: M Nur Pakar
ici.radio-canada.ca
Astronot 

SERAMBINEWS.COM, BRUSSELS - Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka peluang bagi wanita untuk menjadi astronot.

Itu menjadi untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir denghan membuka peluang wanita melamar pekerjaan di luar dunia ini.

Organisasi, yang berdedikasi pada eksplorasi ruang angkasa, mengatakan ingin memperluas keragaman gender di jajarannya.

Dilansir AP, Selasa (9/2/2021), Inggris tetap menjadi anggota Badan Antariksa Eropa (ESA) non-UE.

Pelamar Brexit dan Inggris berharap juga dipersilakan.

Astronot NASA Rekam Bumi dari Jendela Ketahanan Naga Luar Angkasa

“Eropa mengambil tempatnya di jantung eksplorasi ruang angkasa," , ”kata Direktur Badan Antariksa Eropa, Jenderal Jan Wörner.

"Untuk melangkah lebih jauh dari sebelumnya, kita perlu melihat lebih luas dari sebelumnya," tambahnya.

“Keragaman di ESA seharusnya tidak hanya membahas asal, usia, latar belakang atau jenis kelamin astronot kita, tetapi mungkin juga cacat fisik,” kata David Parker, Direktur Eksplorasi Manusia dan Robotika.

Dia mengatakan badan tersebut sedang menyelidiki bagaimana lebih banyak orang dengan disabilitas dapat terlibat di luar angkasa.

Akan ada enam tahap proses seleksi untuk calon, yang harus selesai pada Oktober 2022.

Seorang Astronot Memberikan Suaranya Untuk Pemilihan Presiden AS dari Luar Angkasa

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved