Selasa, 14 April 2026

Internasional

Dua Kosmonot Rusia dan Seorang Astronot NASA Sepakat Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa

Dua kosmonot dan seorang astronot NASA meluncur dalam perjalanan jalur cepat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Rabu (14/10/2020).

Editor: M Nur Pakar
AFP/Andrey SHELEPIN / Badan Antariksa Rusia Roscosmos
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-17 yang membawa ekspedisi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) astronot NASA Kate Rubins dan kosmonot Rusia Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov meluncur dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan, Rabu (14/10/2020) 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Dua kosmonot dan seorang astronot NASA meluncur dalam perjalanan jalur cepat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Rabu (14/10/2020).

Peluncuran pertama di atas sebuah kapsul Rusia telah menandai penerbangan berawak SpaceX yang mengubah permainan dari tanah AS.

Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov dari Roscosmos dan Kathleen Rubins dari NASA diluncurkan dari kosmodrom Baikonur yang dioperasikan Rusia di Kazakhstan pada pukul 05.45 GMT, Rabu (14/10/2020).

Seorang komentator TV NASA mengatakan semuanya normal, mengutip komunikasi antara kontrol misi Rusia dan kru, sementara Roscosmos mengatakan kapsul berhasil masuk ke orbit.

Astronot NASA Kate Rubins dan kosmonot Rusia Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov, anggota ekspedisi 64 Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), berjalan menaiki pesawat ruang angkasa Soyuz MS-17 sebelum peluncuran dari kosmodrom Baikonur Rusia di Kazakhstan, Rabu (14/10/2020).
Astronot NASA Kate Rubins dan kosmonot Rusia Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov, anggota ekspedisi 64 Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), berjalan menaiki pesawat ruang angkasa Soyuz MS-17 sebelum peluncuran dari kosmodrom Baikonur Rusia di Kazakhstan, Rabu (14/10/2020). (AFP/Andrey SHELEPIN / Badan Antariksa Rusia Roscosmos)

Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan-Armenia Terancam Gagal, Tidak Ada Yang Mau Mengalah

Perjalanan itu akan menjadi penerbangan berawak pertama ke ISS yang bertahan lebih dari tiga jam sebelum berlabuh.

Sebuah jalur cepat baru yang memangkas separuh waktu perjalanan standar ke laboratorium orbital.

Hanya kapal ruang kargo Progress tak berawak yang sebelumnya menggunakan profil ini, yang hanya membutuhkan dua orbit sebelum berlabuh.

Tindakan pencegahan yang ketat, termasuk karantina yang lebih ketat dan pemakaian masker sebelum peluncuran, telah diambil karena pandemi virus Corona.

Tetapi para astronot dan pejabat luar angkasa telah menolak kekhawatiran tentang risiko infeksi di stasiun tersebut.

Peluncuran ini diapit di antara dua peluncuran SpaceX, penerbangan luar angkasa berawak pertama ke ISS di bawah naungan NASA sejak 2011.

Sebelum 30 Mei, ketika astronot AS Robert Behnken dan Doug Hurley tiba di ISS, Rusia dan Baikonur menikmati monopoli yang menguntungkan atas misi berawak ke ISS.

Duo NASA kembali dengan selamat pada 2 Agustus 2020 dan peluncuran SpaceX baru, kali ini mengantisipasi misi setengah tahun penuh di stasiun luar angkasa, diharapkan bulan depan.

Baca juga: Jokowi Resmi Cabut Status Irwandi Yusuf Sebagai Gubernur Aceh, Kapan Nova Dilantik?

Munculnya perusahaan swasta SpaceX dan Boeing, bagian dari Program Kru Komersial NASA - telah memicu pembicaraan tentang perlombaan luar angkasa baru antara sejumlah negara.

Tetapi pria dan wanita yang terbang ke stasiun luar angkasa telah mengecilkan pembicaraan tentang persaingan.

Sebaliknya berfokus pada kemampuan perjalanan luar angkasa untuk menyatukan negara-negara saingan untuk tujuan bersama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved