Breaking News:

Internasional

Pasangan Gay Terancam Dihukum Mati di Chechnya

Satu pasangan gay terancam mendapat hukuman mati seusai dikembalikan ke Chechnya oleh Rusia. Sebelumnya, sempat berusaha melarikan diri ke Rusia untuk

BBCNews
Pemimpin wilayah Chechnya Ramzan Kadyrov 

SERAMBINEWS.COM, GROZNY - Satu pasangan gay terancam mendapat hukuman mati seusai dikembalikan ke Chechnya oleh Rusia.

Sebelumnya, sempat berusaha melarikan diri ke Rusia untuk menghindari penyiksaan, sebuah kelompok hak asasi LGBT yang memantau wilayah tersebut memperingatkan.

Salekh Magamadov (20) dan Ismail Isayev (17) ditangkap oleh polisi Rusia di sebuah rumah di Nizhny Novgorod, di timur Moskow.

Badan itu menambahkan mereka telah membantu orang-orang itu melarikan diri ke Rusia tahun lalu untuk menghindari kejaran polisi di wilayah asal mereka.

Dilansir AP, Selasa (9/2/2021), pasangan itu, yang ditahan pada April 2020 dengan tuduhan menjadi moderator kelompok oposisi politik di aplikasi obrolan Telegram, mengklaim mengalami penyiksaan di tanah air mereka.

Pasangan Gay di Banda Aceh Dicambuk 77 Kali di Hadapan Ratusan Orang

Mereka dipaksa untuk merekam video permintaan maaf.

Mereka berlindung di Nizhny Novgorod tetapi dikembalikan secara paksa ke otoritas Chechnya.

Jaringan LGBT yang berbasis di St Petersburg mengatakan telah menerima panggilan telepon dari para pemuda di mana teriakan bisa terdengar di belakang.

Setengah jam kemudian, pengacara Alexander Nemov menemukan tanda-tanda perlawanan dan orang-orang itu pergi.

"Saleh Magamadov dan Ismail Isayev ditahan oleh polisi di apartemen mereka," kata kelompok itu di Twitter pekan lalu.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved