Perpadi Bantu Pemilik Kilang Padi Terbakar
Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Aceh menyerahkan bantuan kepada H Rusli, pemilik usaha kilang padi
SIGLI - Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Aceh menyerahkan bantuan kepada H Rusli, pemilik usaha kilang padi yang terbakar di Gampong Bluek Wakheuh, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Senin (8/2/2021).
Ketua DPD Perpadi Aceh, Dr Darmawan kepada Serambi, Senin (8/2/2021) mengatakan, pengurus Perpadi Aceh membantu dana untuk Rusli yang tertimpa musibah kebakaran. Sebab, musibah yang dialaminya turut dirasakan Perpadi Aceh. " Sekitar 50 pengusaha padi yang datang memberikan bantuan. Kita berharap H Rusli bisa membangun kembali usaha kilang padinya yang sudah lama dirintis," ujarnya.
Ia menyebutkan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh pada tahun 2017, mencatat 3.232 usaha kilang padi yang masih beroperasi di Aceh. Sementara di Pidie berjumlah 384 usaha kilang padi yang masih aktif beraktivitas.
Untuk mendongkrak usaha kilang padi di Aceh, sebut Darmawan, maka diperlukan dukungan penuh pemerintah dengan melibatkan Bulog dalam menyerap hasil panen padi petani pada panen raya Maret 2021. Menurutnya, saat ini harga gabah di Aceh antara Rp 4.600 hingga 4.900 per kg gabah kering panen, yang diterima di kilang padi. "Untuk harga beras rata-rata Rp 8.800 hingga 9.000 per kg yang dijual ke pasar Medan, Sumatera Utara," sebutnya.
Ketua Perpadi Pidie, Abdurahman kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, pemerintah harus memberikan dukungan penuh dalam penyerapan beras, terutama menyambut panen raya pada Maret hingga April 2021. Dengan begitu, harga padi petani tidak terlalu murah di bawah HPP Rp 4.200 per kg.(naz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-berada-di-antara-puing-kilang-padi-milik-h-rusli-65.jpg)