Breaking News:

Dari Modal Pelaku Usaha Kecil hingga Bangun Rumah untuk Orang Tua Anggota Paskibra Nasional

M Hendra Supardi menambahkan, pemberian bantuan dari dana CSR untuk sejumlah penerima itu merupakan bentuk perhatian

DOK BANK ACEH SYARIAH BIREUEN
Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dan Bupati Bireuen, foto bersama dengan seorang penerima bantuan dari dana CSR bank tersebut di Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Senin (8/2/2021). 

* Bank Aceh Syariah Bireuen Salur Dana CSR Rp 442 Juta Lebih

M Hendra Supardi menambahkan, pemberian bantuan dari dana CSR untuk sejumlah penerima itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dan Bupati Bireuen kepada masyarakat yang membutuhkan. “Pak Bupati mengusulkan bantuan untuk sejumlah penerima. Usulan itu kita pelajari dan kemudian melihat kondisi di lapangan. Karena kita nilai layak, maka dana CSR langsung disalurkan sesuai dengan yang diusulkan oleh Pak Bupati,” pungkas Hendra.

Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, M Hendra Supardi, bersama Bupati Bireuen, Drs H Muzakkar A Gani SH MSi, Senin (8/2/2021), menyalurkan bantuan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) bank tersebut kepada belasan penerima dalam bentuk tong sampah, modal untuk pelaku usaha kecil, hingga bangun dan rehab rumah masyarakat. Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp  442 juta lebih.

Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, M Hendra Supardi, mengatakan, dana CSR tersebut masing-masing digunakan untuk membangun rumah dua warga Kecamatan Kota Juang, Bireuen. Mereka adalahMuslim (56) yang merupakan guru ngaji, penjual kacamata, dan pembantu imam di Meunasah Gampong Baro, serta Naseeb, buruh bongkar muat yang selama ini tinggal di Geudong-geudong.

Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen melalui dana CSR itu juga merehab empat rumah yaitu milik M Diah, warga Leubu Cot, Kecamatan Makmur, rumah A Bakar Jalil di Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, rumah Cut Halimah di Geulanggang, Kecamatan Kota Juang, dan rumah Baktiar di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Makmur.

Bantuan tersebut juga diperuntukkan bagi pengadaan 120 tong sampah di delapan desa, membeli mesin pengemas kotak teh daun kelor untuk pelaku usaha di Rambong Payong, Kecamatan Peusangan, serta becak mesin untuk Kelompok Usaha ‘Barokah’ Desa Keude Tambue, Kecamatan Simpang Mamplam.

Kemudian, bantuan juga digunakan untuk membeli mesin pengaduk (mixer) bahan baku pakan ikan terapung  untuk BUMG ‘Malaka’ Desa Jangka Alue Bie, Kecamatan Jangka, serta membangun rumah Eli Hafni (43), orang tua dari Indrian Puspita Ramadhani, mantan anggota Paskibra nasional dua tahun berturut-turut pada 2019 dan 2020. Khusus untuk pembangunan rumah Eli Hafni, tahapannya baru dilakukan peletakan batu pertama.

Penyaluran bantuan diawali dengan penyerahan tong sampah untuk delapan meunasah, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan duplikat kunci rumah untuk Muslim (56) di Desa Geudong Alue, Kecamatan Kota Juang. Muslim saat menerima duplikat kunci itu mengaku sangat terharu atas perhatian Bank Aceh Syariah dan Bupati Bireuen. Sebab, selama ini ia menyewa rumah dan sekarang sudah ada rumah bantuan dari Bank Aceh Syariah yang tidak lepas dari peran Bupati Bireuen.

Dari sana, Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, M Hendra Supardi, bersama Bupati Bireuen, Drs H Muzakkar A Gani SH MSi, dan rombongan, melanjutkan kunjungan untuk menyerahkan rumah kepada Naseeb. Karena saat itu Naseeb sedang bekerja sebagai buruh bongkar muat di Bireuen, maka duplikat kunci rumah itu diterima istrinya, Rubaidah (55).

“Kami sudah 30 tahun menempati rumah sewa. Alhamdulillah, berkat kepedulian Bank Aceh Syariah dan Bupati Bireuen mulai tahun ini kami tidak lagi menyewa rumah,” ungkap Rubaidah dengan penuh rasa haru dan syukur.

Terakhir, Bupati Bireuen bersama M Hendra Supardi melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah untuk Eli Hafni, orang tua dari Indrian Puspita Ramadhani (mantan anggota Paskibra nasional dua tahun berturut-turut pada 2019 dan 2020), di Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang. Indrian dan ibunya belum memiliki rumah dan sejak lama hanya menempati rumah peninggalan orang tua bersama abangnya Murdani di desa setempat.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, menjelaskan, Indrian yang sudah mengharumkan nama Bireuen dengan menjadi anggota paskibra nasional dua kali berturut-turut (tahun 2019 dan 2020) ternyata belum memiliki rumah sendiri. Karena itu, tambah Muzakkar, ia sangat layak untuk dibantu.

M Hendra Supardi menambahkan, pemberian bantuan dari dana CSR untuk sejumlah penerima itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dan Bupati Bireuen kepada masyarakat yang membutuhkan. “Pak Bupati mengusulkan bantuan untuk sejumlah penerima. Usulan itu kita pelajari dan kemudian melihat kondisi di lapangan. Karena kita nilai layak, maka dana CSR langsung disalurkan sesuai dengan yang diusulkan oleh Pak Bupati,” pungkas Hendra. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved