Breaking News:

Berita Aceh Tengah

SMAN 8 Takengon Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan

SMA Negeri 8 Takengon meluncurkan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Peluncuran program tersebut, merupakan salah satu upaya dalam...

For Serambinews.com
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menyambut kehadiran Kepala BKKBN RI, DR (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) ketika menyambangi Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (9/2/2021) lalu. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGONSMA Negeri 8 Takengon meluncurkan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Peluncuran program tersebut, merupakan salah satu upaya dalam mengintegrasikan sejumlah bidang studi dengan materi kependudukan yang sebagian sudah diterapkan di sekolah itu.

Peluncuran program SSK di SMA Negeri 8 Takengon atau SMA Unggul, juga dihadiri oleh  Kepala BKKBN RI, DR (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) yang menyambangi sekolah tersebut, Selasa (9/2/2021) lalu.

“Sudah ada empat studi yang diintegrasikan dengan materi kependudukan di sekolah ini,” kata Wakil Kepala Sekolah SMAN 8 Takengon, Mizani kepada Serambinews.com, Jumat (12/2/2021).

Dia menyebutkan, bidang studi yang sudah diintegrasikan dengan materi kependudukan diantaranya bidang studi geografi, sosiologi dan biologi. “Disamping itu, kami juga sudah menyediakan pojok baca kependudukan di sekolah, sehingga program SSK bisa berjalan dengan baik karena sudah tersedianya sejumlah fasilitas untuk mendukung program tersebut,” ujarnya.

Menurut Mizani, SMA Negeri 8 Takengon, salah satu sekolah ramah anak sehingga bila ada pelanggaran aturan yang dilakukan oleh para siswa akan diberikan sanksi dengan tetap mengacu pada pemenuhan hak anak.

“Dalam menjalankan program ini, tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak, bukan hanya pihak sekolah tetapi dibutuhkan partisifasi siswa, orang tua murid, serta masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN RI, DR (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) ketika berkunjung ke SMA Negeri 8 Takengon mengaspresiasi pelaksanaan SSK sebagai program BKKBN secara umum sebagai salahs satu upaya dalam menciptakan generasi emas di masa yang akan datang.

“Tujuan lain, untuk mencegah munculnya stunting, pendewasaan usia pernikahan, sehingga ketahanan keluarga menjadi kokoh,” sebut Hasto Wardoyo. 

Kehadiran Kepala BKKBN RI, DR (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K)  ke Kabupaten Aceh Tengah, beberapa waktu lalu, juga untuk mengikuti Deklarasi bersama organisasi masyarakat (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), organisasi mahasiswa, komunitas warga keturunan Tiong Hoa untuk mendukung Program Penyiapan Generasi Emas Indonesia, khususnya di Aceh Tengah melalui Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).(*)

Hari Ini Terakhir,SurpriseDeal Unlimited Telkomsel Mulai Rp 100 Rb,Bisa Gaming Hingga Streaming Film

CPNS 2021 - UPDATE Jadwal Pendaftaran dan Rincian Formasi CPNS 2021, Siapkan Dokumennya Sekarang

Pengprov Petanque Aceh Gelar Coaching Clinis

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved