Breaking News:

Penanganan Covid 19

Jokowi Teken Perpres Baru, Penerima Vaksin Covid-19 yang Tolak Vaksinasi Dapat Didenda

Dalam Perpres yang diteken pada 9 Februari 2021 tersebut terdapat pasal yang mengatur kewajiban vaksinasi bagi masyarakat yang telah ditetapkan meneri

ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. 

Dalam Perpres yang diteken pada 9 Februari 2021 tersebut terdapat pasal yang mengatur kewajiban vaksinasi bagi masyarakat yang telah ditetapkan menerima vaksin.

SERAMBINEWS.COM - Penerima vaksin covid-19 yang tolak vaksinasi dapat didenda. 

Denda ini menyusul Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. 

Perpres tersebut merupakan perubahan atau revisi dari Perpres Nomor 99 tahun 2020.

Dalam Perpres yang diteken pada 9 Februari 2021 tersebut terdapat pasal yang mengatur kewajiban vaksinasi bagi masyarakat yang telah ditetapkan menerima vaksin.

"Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima Vaksin Covid-19 19 yang tidak mengikuti Vaksinasi Covid-19 19 dapat dikenakan sanksi administratif," bunyi Pasal 13A ayat (4) sebagaimana dikutip tribunnews.com dari Perpres tersebut,  Sabtu (13/2/2021).

VIDEO 300 Hektar Eko wisata Mangrove di Aceh Jaya Sediakan Boat Berkeliling Menikmati Alam

Babinsa Dampingi Bides Sukseskan Posyandu dan Pengecekan Kesehatan Masyarakat

Pakai Alat Pengeras Suara, Petugas Satpol PP Aceh Besar Imbau Warkop Ditutup Saat Shalat

Bagi masyarakat yang menolak untuk vaksinasi, padahal sudah ditetapkan sebagai penerima vaksin akan mendapatkan  sanksi administratif.

Di antaranya yakni berupa penundaan penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial.

Selain itu penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan; dan/atau denda.

Halaman
12
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved