Kamis, 30 April 2026

Seharian Pesta Miras, Pria di Banten Bunuh Penjual Sayur saat Pulang: Jasadnya Ditudapaksa

Tak hanya itu, setelah korban tewas, pelaku masih melakukan tindakan asusila terhadap korban yang sudah tidak bernyawa.

Tayang:
Editor: Amirullah
KOMPAS.com/RASYID RIDHO
AR (24), pemuda pengangguran menjadi tersangka pembunuhan dan pemerkosaan wanita pedagang sayur sayur di Cikande, Kabupaten Serang, Banten. 

SERAMBINEWS.COM  - Seorang pria bunuh penjual sayur dan rudapaksa jasanya setelah seharian pesta miras.

Aksi tak manusiawi tersebut dilakukan AR(26) yang berasal dari Banten.

Korbannya adalah seorang wanita penjual sayur berinisial M (43).

Tak hanya itu, setelah korban tewas, pelaku masih melakukan tindakan asusila terhadap korban yang sudah tidak bernyawa.

Jasad korban selanjutnya ditemukan di aliran sungai Kempung Baru, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, selasa (9/2/2021) pagi.

()AR (24), pemuda pengangguran menjadi tersangka pembunuhan dan pemerkosaan wanita pedagang sayur sayur di Cikande, Kabupaten Serang, Banten. (KOMPAS.com/RASYID RIDHO)

Ditinggal Pergi ke Sungai, Api Menghanguskan Rumah Kek Ali Rata dengan Tanah

CPNS 2021 - Ini Jadwal, Formasi & Dokumen CPNS/PPPK 2021 yang Wajib untuk Daftar di Sscasn.bkn.go.id

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, sebelum pelaku melakukan aksi kriminalnya, ia diketahui telah berpesta minum-minuman keras (miras) hampir seharian penuh.

Bersama enam temannya, pelaku berpesta menenggak miras jenis tuak mulai dari Senin (8/2/2021) pukul 15.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB dini hari.

"Dia minum-minum di gubuk sampai mabuk, setelah mereka minum teman-temannya pulang," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Pada awalnya, pelaku dan rekan-rekannya masih ingin melanjutkan pesta miras mereka.

Namun karena toko miras tempat mereka membeli minuman telah tutup, pelaku dan rekan-rekannya memilih pulang.

Jatuhkan Penguasa Militer Hasil Kudeta, Rakyat Myanmar Serukan Boikot Seluruh Instansi Publik

VIDEO Pembongkaran Chip KTP Elektronik, Ternyata Data Tak Bisa Dibaca dengan Mudah

AKBP Mariyono menjelaskan, pelaku bersama rekan-rekannya pulang menggunakan sepeda motor.

Namun di tengah perjalanan karena kondisi jalan yang rusak, pelaku memutuskan untuk berjalan kaki.

Pada saat itulah pelaku melihat korban melintas ke arah Pasar Cikande menggunakan sepeda motor.

Korban diketahui kesehariannya berdagang sayur di Pasar Cikande.

Niat jahat pun muncul dari pelaku yang segera bersembunyi di semak-semak.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved