Vaksinasi Nakes Tahap Pertama Ditargetkan Selesai Hari Ini
Sampai Minggu (14/2/201), sebanyak 662 tenaga kesehatan (nakes) di Lhokseumawe sudah divaksin Covid-19
LHOKSEUMAWE - Sampai Minggu (14/2/201), sebanyak 662 tenaga kesehatan (nakes) di Lhokseumawe sudah divaksin Covid-19. Jumlah itu merupakan bagian dari 2.125 orang yang sudah terdata di aplikasi untuk menjalani vaksinasi. Dinas kesehatan (Dinkes) setempat manargetkan, penyuntikan vaksin Sinovac tahap pertama bagi nakes di kota itu akan selesai Senin (15/2/2021) hari ini.
Kadis Kesehatan Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, menyebutkan, jumlah nakes yang bekerja pada puskesmas atau rumah sakit swasta di Lhokseumawe sebanyak 3.065 orang. Dari jumlah itu, katanya, 2.125 orang sudah terdata di aplikasi untuk divaksin Covid-19. "Target kita, nakes yang sudah masuk dalam aplikasi bisa memenuhi kriteria agar bisa disuntik pada tahap pertama," harap dr Said.
Vaksinasi tahap pertama, lanjutnya, yang dimulai pada Rabu (10/2/2021), berlangsung di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe dan tujuh Puskesmas yang ada di kota itu. Sedangkan sejak Jumat (13/2/2021), vaksinasi sudah dilaksanakan di seluruh rumah sakit yang ada di Lhokseumawe. "Sampai saat ini, nakes yang bisa divaksin sebanyak 662 orang," ujarnya.
Bireuen 338 orang
Sementara itu, sebanyak 338 tenaga medis di lingkungan RSUD dr Fauziah, Bireuen, juga sudah divaksin dalam empat hari terakhir. “338 tenaga kesehatan yang sudah divaksin merupakan bagian dari 700 orang yang sudah diregistrasi. Adapun jumlah seluruh tenaga medis, non-medis, atau unsur manajemen RSUD dr Fauziah sebanyak 1.200 orang. Dalam beberapa hari ke depan, kita harapkan semuanya sudah selesai divaksin," jelas Direktur RSUD dr Fauziah, dr Amir Addani MKes, kepada Serambi, Minggu (14/2/2021).
Terpisah, Kadis Kesehatan Bireuen, dr Irwan A Gani, menambahkan, total pejabat publik dan tenaga medis di kabupaten itu yang sudah divaksin pada tahap pertama hingga Jumat (12/2/2021) sebanyak 868 orang. Sedangkan vaksinasi tahap kedua yang berlangsung pada 11 Februari 2021sampai awal Maret mendatang dengan sasaran antara lain anggota TNI/Polri.
Ditambahkan, sasaran vaksin di Bireuen meliputi tenaga kesehatan 4.691 orang, TNI/Polri dan Subdenpom 1.464 orang, serta tenaga pelayanan publik dan masyarakat 268.007 orang. “Totalnya 274.234 orang,” pungkas dr Irwan. (bah/yus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tenaga-medis-rsud-dr-fauziah-bireuen-memper-lihatkan-sertifikat.jpg)