Minggu, 10 Mei 2026

MotoGP

Ini 5 Musuh Valentino Rossi Selama Berkarier di MotoGP, Mulai dari Max Biaggi Hingga Marquez

Dalam usia 42 tahun, Valentino Rossi sudah 21 tahun berkarier dan telah melewati banyak momen, termasuk menghadapi para rivalnya.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
LLUIS GENE / AFP
Valentino Rossi saat balapan MotoGP di Moto Grand Prix de Catalunya di Circuit de Catalunya pada 27 September 2020 di Montmelo di pinggiran Barcelona. 

SERAMBINEWS.COM - Ada banyak hal yang telah membantu menentukan karier panjang dan berjenjang Valentino Rossi pada balap motor Gtand Prix selama dua dekade terakhir.

Dari perayaan kemenangan hingga nomor 46 yang ikonik, Valentino Rossi telah membangun mitos yang lengkap di sekitarnya saat ia berlomba untuk meraih sembilan gelar juara dunia.

Namun, ada bagian penting lain dari karier Valentino Rossi yang membantunya sebagai nama terbesar dalam sejarah balap roda dua yakni persaingan dan perseteruannya yang sengit.

Itu semua menjadi bagian dari sejarahnya seperti kemenangan pertama Rossi yang ikonik bersama Yamaha.

Pembalap berjulukan The Doctor itu hari ini, Selasa (16/2/2021), genap berusia 42 tahun dan pada 2021 membalap untuk Petronas Yamaha SRT.

Dalam usia 42 tahun, Valentino Rossi sudah 21 tahun berkarier dan telah melewati banyak momen, termasuk menghadapi para rivalnya.

Berikut 5 musuh terbesar Valentino Rossi dalam kariernya seperti dilansir BolaSport.com dari The Race.

5. Jorge Lorenzo

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat sama-sama berada di tim Yamaha.

Hubungan Rossi dengan rekan setim jangka panjangnya di Yamaha bukan perang terbuka terhadap satu sama lain.

Tetapi, ini lebih merupakan kepahitan yang berhasil bertahan selama bagian terbaik dari satu dekade.

Perseteruan ini pertama kali dipicu pada 2008 oleh permintaan Rossi agar tim pabrikan Yamaha pindah ke ban Bridgestone untuk membantunya mengalahkan Casey Stoner dan Ducati.

Penolakan selanjutnya disebutkan pendatang baru Yamaha, Lorenzo untuk meninggalkan Michelin.

Hal itu menyebabkan dinding dibangun di antara keduanya, seolah-olah untuk memisahkan teknisi ban saingan.

Tetapi, membantu memastikan rekan setim berstatus rookie, Rossi tidak belajar banyak tentang apa yang terjadi di sisi lain garasi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved