Breaking News:

Luar Negeri

Warungnya Laris Manis Bikin Iri Pesaing, Gadis Ini Dihajar oleh Pedagang, Baru Dua Bulan Jualan

Karena menerapkan konsep kebersihan dan kenyamanan, ia secara brutal dihajar oleh sekelompok orang yang diduga pesaingnya.

Humas BNN
Foto diatas hanya ilustrasi - Seorang gadis dihajar oleh sejumlah pedagang karena iri melihat warungnya laris manis didatangi pelanggan. 

SERAMBINEWS.COM – Seorang gadis dihajar oleh sejumlah pedagang karena iri melihat warungnya laris manis didatangi pelanggan.

Akibatnya, gadis tersebut mengalami cidera parah di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Gadis yang berusia 23 tahun bernama Arshi, merupakan seorang pedagang yang menjalankan bisnis cafe teh.

Karena menerapkan konsep kebersihan dan kenyamanan, ia secara brutal dihajar oleh sekelompok orang yang diduga pesaingnya.

Arshi mengalami cidera kepala serius dan dirawat di rumah sakit setempat
Arshi mengalami cidera kepala serius dan dirawat di rumah sakit setempat (Twitter/Jurnalis/@Benarasiyaa)

Menurut laporan IB Times, dikutip pada Rabu (17/2/2021), kejadian tersebut terjadi di kota Meerut, Uttar Pradesh, India pada Sabtu (13/2/2021).

Arshi mengalami cidera parah di bagian kepalanya dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah.

Baca juga: Digerebek Tidur Bersama Istri Orang, Rohmansah Kabur dan Tewas Dihajar Suami Selingkuhannya

Baca juga: Gara-gara Ban Sepmor Curian Pecah, Massa Hajar Pelaku, Polisi Kejar Rekannya yang Kabur

Baca juga: Hajar Maling hingga Tewas, Pemilik Rumah dan Satpam Terancam Penjara Seumur Hidup

Teman-teman Arshi mengatakan bahwa, dia diserang karena pedagang lain begitu iri padanya.

Hal itu disebabkan karea Arshi bisa mendatangkan banyak pelanggan daripada toko pesaingnya.

Diketahui, gadis 23 tahun itu baru memulai bisnisnya sekitar dua bulan yang lalu.  

“Dia memberikan perhatian khusus pada kebersihan, dan jumlah pelanggan di tokonya mulai meningkat,” kata salah satu temannya. 

Sejak saat itu, para pedagang lainnya mulai iri dengan hadirnya cafe milik Arshi.

Menurut penuturan teman Arshi, para pesaing mulai mengganggu Arshi dan kerap meminta uang untuk mengganti kerugian mereka. 

Baca juga: Dihajar Selingkuhan, Istri Ngadu ke Suami dan Ajak Lapor Polisi, Hubungan Terlarang Malah Terbongkar

Baca juga: Gegara Lawan Arah, Sopir Bus ini Dihajar Massa yang Ngamuk, Teriak Minta Ampun

Baca juga: Kemaluannya Dipegang, Nenek 70 Tahun Hajar Kuli Bangunan Mabuk dengan Tangan Kosong

Namun, pedagang lain mengklaim bahwa cafe milik Arshi adalah ilegal dan tidak memiliki izin.

Sementara itu, presiden unit Meerut Hindu Jagran Manch, Sachin Sirohi menyebut bahwa pihak pesaing telah membuat laporan tentang kegiatan ilegal di cafe Arshi.

Namun, pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut tidak mengambil tindakan apa pun. 

"Cafenya ramai dikunjungi preman. Ada sofa dan tempat tidur di dalam cafe Arshi,” kata Sirohi, yang juga mencurigai adanya kegiatan ilegal.

Sirohi menambahkan bahwa, para pedagang sudah  memberi tahu polisi termasuk pengelola ruko, tetapi tidak ada tindakan yang diambil.

Anehnya, polisi mendaftarkan laporan awal terhadap Arshi atas tuduhan penyerangan.

Sementara itu, ketiga teman Arshi juga dituduh atas percobaan pemerkosaan kepada wanita, yang diajukan oleh pedagang lain.

Baca juga: Warga Dobrak Pintu Gerebek Ayah Rudapaksa Putri Kandung, Pelaku Dihajar, Ternyata Sudah 4 Kali

Baca juga: Salah Target, Pria Ini Banyok Dihajar Setelah Curi HP Seorang Gadis, Ternyata Korban Petarung MMA

Setelah menjadi pemberitaan media lokal, Kepolisian Meerut menyatakan bahwa para penyerang telah didaftarkan dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap Arshi.

Laporan itu tedaftar di Kantor Utama Kepolisian Delhi, India.

Kini polisi sedang menyelidiki kasus tersebut dan meminta keterangan dari para saksi. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Tak Dengar Nasihat Suami, Wanita Ini Meninggal saat Berhubungan dengan Selingkuhan Kakek 66 Tahun

Baca juga: Jual 50 B Chip Game Domino, Mahyudin Ditangkap Polisi dan Terancam Hukum Cambuk

Baca juga: Kakek 71 Tahun Tega Cabuli Cucu Tiri, Ketahuan Gegara Korban Ketakutan Saat Diajak ke Rumah Pelaku

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved