Berita Banda Aceh
Geser Aceh Tengah, Aceh Selatan Duduki Kabupaten Paling Patuh Protokol Kesehatan
“Kepatuhan dan konsistensi Aceh Selatan tampak pada tingkat kepatuhan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, yang kian baik,” ujar
Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
“Kepatuhan dan konsistensi Aceh Selatan tampak pada tingkat kepatuhan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, yang kian baik,” ujar pria yang akrab disapa SAG itu.
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Nasional kembali merilis tingkat kepatuhan protokol kesehatan di daerah, berdasarkan hasil monitoring, 8-14 Februari 2020.
Aceh Selatan tampak kian patuh protokol kesehatan, dibandingkan 23 kabupaten/kota lainnya di Aceh.
Sementara itu, data kasus Covid-19 tetap, tidak bertambah.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani menyampaikan hal tersebut, dalam update hariannya kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (17/2/2021) malam.
“Kepatuhan dan konsistensi Aceh Selatan tampak pada tingkat kepatuhan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, yang kian baik,” ujar pria yang akrab disapa SAG itu.
Ia menjelaskan, tingkat pemakaian masker di Aceh Selatan meningkat sekitar 17,8%, dari 80,74% minggu lalu menjadi 97,42%.
Baca juga: Tribun Network Luncurkan TribunnewsSultra.com Portal Ke-51, Gelar Seminar Trik Menarik Investasi
Negeri Pala itu juga meraih posisi tertinggi dalam urusan kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, yakni mencapai 97,56%.
Posisi tertinggi sebelumnya diraih Aceh Tengah, dengan tingkat kepatuhan 87,26%.
Sementara itu, pada minggu lalu Aceh Besar paling rendah presentase memakai masker dan menjaga jarak.
Minggu ini digantikan Pidie Jaya dan Kota Lhokseumawe.
Tingkat pemakaian masker di Kabupaten Pidie Jaya hanya 52,03%.
Sedangkan tingkat kepatuhan jaga jarak dan menghindari kerumunan minggu ini ditempati Kota Lhokseumawe, yakni 62,01%.
Selanjutnya SAG menguraikan, data-data monitoring perubahan perilaku tersebut, diperoleh secara real-time melalui aplikasi perubahan perilaku yang tersambung dengan sistem Bersatu Lawan Covid-19 (BLC): satu data Covid-19 Nasional.
“Tim monitoring perilaku mengirim data dari lokasi kerumunan seperti pasar, tempat wisata, jalan umum, tempat olahraga publik, permukiman, restoran/kedai, kantor, mall, stasiun, bandara, terminal, sekolah, dan lainnya,” urainya. (*)
Baca juga: Sempat Dianiaya dan Disekap, Sopir Truk di Aceh Tamiang Ditemukan Warga dalam Kondisi Babak Belur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jubir-covid-19-aceh-saifullah-abdulgani-6.jpg)