Breaking News:

Berita Nagan Raya

Kreatif! Warga Nagan Raya Ini Olah Kayu Bajakah Jadi Minuman Teh, Pernah Diekspor hingga ke Brunai 

Teh jenis celup yang telah didaftar perizinan itu, menurut Mukhlis, mempunyai sejumlah khasiat, antara lain untuk kesehatan.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Mukhlis ketika memperlihatkan kemasan teh celup bajakah di rumahnya, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Kamis (18/2/2021). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Mukhlis, warga Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, sudah setahun terakhir, mengolah kayu bajakah menjadi minuman teh siap saji.

Teh jenis celup yang telah didaftar perizinan itu, menurut Mukhlis, mempunyai sejumlah khasiat, antara lain untuk kesehatan.

Teh produksi rumah tangga itu selain dijual lokal Aceh hingga ke Jakarta, ternyata pernah diekspor hingga ke luar negeri, yakni ke Brunai Darussalam.

Tiga jenis teh celup bajakah yang diproduksi Mukhlis tersebut diberi nama ‘bajakah tampala’, ‘bajakah kalalawit’, dan ‘bajakah tongkat ali’.

Amatan Serambinews.com, Kamis (18/2/2021), sejumlah ibu-ibu sedang memasukkan teh ke dalam bingkisan.

Baca juga: Penerbangan di Bandara Malikussaleh Maksimal, Tak Pernah Ada Lagi Penundaan Akibat Minim Penumpang

Baca juga: Bocah di Aceh Besar Meninggal Terkena Peluru Nyasar, Ternyata Pelaku Lagi Uji Coba Senapan Baru

Baca juga: Jembatan Ambruk di Kaloy Ternyata Proyek Dana Desa, Begini Penjelasan Camat Tamiang Hulu

Selain itu, sejumlah kayu bajakah juga terlihat di rumah Mukhlis serta yang sudah diolah.

Dalam keterangan kepada sejumlah media, Mukhlis mengatakan, usaha teh bajakah celup dirintis sudah setahun terakhir, dengan mempekerjakan sejumlah warga terdekat.

Sebelumnya, beber dia, kayu bajakah itu sempat dikirim ke Jakarta dan setelah diketahui mempunyai sejumlah khasiat, kemudian diolahnya sendiri di rumah.

"Lalu kami mengurus izin. Saat ini, sudah memiliki izin teh bajakah celup yang kami produksi," tukas Mukhlis.

Untuk bahan baku kayu bajakah, lanjutnya, diambil di kawasan hutan Nagan Raya yang merupakan produk lokal.

Baca juga: SKK Migas– Mubadala Petroleum – Premier Oil Gandeng Universitas Malikussaleh dalam Lomba Karya Tulis

Baca juga: Estonia Khawatirkan Cengkeraman China Atas Negaranya

Baca juga: BPBD Nagan Raya Larang Pekebun Bakar Lahan, Saat Ini Cuaca Panas

Sementara itu, Pj Keuchik Suak Puntong, Yusnaidi memberikan, apresiasi warganya yang memproduksi teh bajakah celup.

"Kami memberikan apresiasi seperti usaha UMKM dan rumah tangga ini," kata Yusnaidi yang hadir di rumah Mukhlis tersebut.

Menurutnya, pemerintah desa mendorong serta siap mengandeng usaha teh bajakah tersebut bagian dari BUMD sehingga bisa semakin berkembang.

"Apalagi dari keterangan Mukhlis bahwa mengandung khasiat untuk kesehatan serta sudah mengantongi izin," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved