Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Jembatan Ambruk di Kaloy Ternyata Proyek Dana Desa, Begini Penjelasan Camat Tamiang Hulu

Jembatan yang hancur akibat hantaman banjir di Dusun Tanjungmulia, Kampung Kaloy, Tamiang Hulu ternyata proyek yang bersumber anggaran dari dana desa.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kondisi jembatan di Kaloy, Aceh Tamiang yang hancur akibat banjir. Belakangan diketahui anggaran jembatan yang dibangun tahun 2019 ini bersumber dari dana desa. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Jembatan yang hancur akibat hantaman banjir di Dusun Tanjungmulia, Kampung Kaloy, Tamiang Hulu ternyata proyek yang bersumber anggaran dari dana desa.

Alokasi anggaran ini dilakukan untuk mengakomodir mobilisasi warga setempat yang permukimannya berada di tengah perkebunan kelapa sawit.

“Masyarakat di situ memang butuh jembatan karena selama ini harus berputar agak jauh,” kata Camat Tamiang Hulu, Muhammad Nur kepada Serambinews.com, Kamis (18/2/2021).

Nur membenarkan kalau jembatan tersebut hancur akibat banjir yang melanda kawasan itu pada tahun 2020 lalu.

Dia pun menyatakan, dirinya bersama perangkat kampung setempat sudah meninjau lokasi jembatan yang ambruk tersebut.

Baca juga: Baru Setahun Rampung, Jembatan di Kaloy Aceh Tamiang Hancur Diterjang Banjir

Baca juga: Jembatan di Kaloy Aceh Tamiang Ambruk, Warga Buat Jembatan Darurat dari Kayu

Baca juga: BREAKINGNEWS: Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Simpang Jernih

“Saya sudah langsung meninjau, saya sama pak datoknya langsung membahas solusi. Sudah ada solusinya,” ungkap Nur.

Meski begitu, dia belum bisa memastikan solusi apa yang akan dilakukan, antara melakukan perbaikan atau membangun jembatan baru.

“Nanti datoknya yang putuskan, apakah diperbaiki atau memungkinkan untuk dibangun jembatan baru,” tukasnya.

Secara terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang, Baihaki Ahyat mengaku tidak pernah menerima laporan tentang adanya jembatan hancur. Dia pun menegaskan jembatan itu tidak dikerjakan oleh dinasnya.

“Ketika saya cek, ternyata memang tidak ada listnya sama kita. Bukan dari kita (Dinas PUPR),” ujarnya.

Baca juga: SKK Migas– Mubadala Petroleum – Premier Oil Gandeng Universitas Malikussaleh dalam Lomba Karya Tulis

Baca juga: BMA Salurkan Zakat untuk 35 Mahasiswa USK

Baca juga: 145 Calon Pejabat Eselon II Ikut Tes Psikometri

Boy--sapaan Baihaki menambahkan, sepintas dia melihat kerusakan ini akibat konstruksi pondasi yang sangat sederhana.

“Saya melihatnya dari foto, sepertinya kedalaman pondasinya kurang dalam,” ungkap Kabid Bina Marga ini.

Namun begitu, ucap Boy, Dinas PUPR akan membahas kerusakan ini dan tidak tertutup kemungkinan akan dibangun jembatan darurat yang lebih kokoh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved