Breaking News:

Berita Banda Aceh

Asrama Selesai Direnovasi, Mahasiswa Aceh di Perantauan Ucapkan Terimakasih kepada Gubernur Nova

Program pembangunan dan renovasi gedung asrama Mahasiswa Aceh di berbagai daerah di perantauan yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah...

For Serambinews.com
Gubenur Aceh, Nova Iriansyah menerima plakat penghargaan dari perwakilan mahasiswa Aceh yang kuliah diluar Aceh, usai peresmian rehab 7 asrama mahasiswa milik Pemerintah Aceh, di Darmaga Kota Bogor, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Program pembangunan dan renovasi gedung asrama Mahasiswa Aceh di berbagai daerah di perantauan yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menuai apresiasi dan pernyataan terimakasih dari sejumlah mahasiswa.

Pasalnya, kini mereka telah mendapat tempat tinggal yang lebih nyaman dan layak. Kondisi tersebut tentu sangat menunjang kegiatan menuntut ilmu mereka di luar daerah.

Apresiasi itu salah satunya datang dari Zahratul Aini, mahasiswi asal Kabupaten Pidie yang menempati Asrama Putri Pocut Baren di Kota Bogor. Ia mengatakan, kondisi asrama yang ditempatinya kini jauh lebih baik dibanding setahun sebelumnya. Ia pun lebih senang dan nyaman saat menetap di perantauan untuk menuntut ilmu.

"Kepada Bapak Gubernur saya mengucapkan terimakasih, untuk segala fasilitas dan kondisi asrama yang lebih baik dan layak setelah direnovasi," ujar mahasiswi yang sedang menempuh program Magister di Institute Pertanian Bogor (IPB) itu, di sela-sela peresmian tujuh asrama mahasiswa Aceh, di Asrama Putri Pocut Baren, di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, (20/2/2021).

Zahratul menceritakan, dulu mereka yang menempati asrama tersebut, sering merasa kesusahan saat hujan mendera.

Sebab, beberapa bagian atap dalam kondisi bocor. Kondisi tersebut membuat mereka harus mengosongkan kamar-kamar yang ditembus deraian air hujan itu.

"Alhamdulillah. Kami bersyukur sekali sekarang sudah direnovasi, jadi tidak perlu was-was lagi kalau hujan,. Jadi kini lebih nyaman. Semua kamar sekarang juga sudah bisa ditempati," kata Zahra.

Rasa syukur Zahra tak berhenti di situ, ia pun mengaku sangat senang karena Gubernur Nova tidak hanya merenovasi tempat mereka tinggal, namun juga menanggung seluruh  biaya kebutuhan operasional asrama. Baginya kebijakan tersebut sangatlah memudahkan dan meringankan beban biaya hidupnya di perantauan.

"Dulu perbulannya per orang kami harus mengumpulkan iuran sebesar 150 ribu untuk biaya listrik, air dan wifi. Alhamdulillah sekali, dengan program pak gubernur itu kami gak perlu lagi mikirin biaya operasional,"ujar Zahra.

Halaman
123
Penulis: Subur Dani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved