Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

SMK PP Kutacane Aceh Tenggara Jalin Kerjasama dengan AOI Bogor

Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian Negeri (SMKPP) Kutacane, menjalin kerjasama dengan Aliansi Organis Indonesia (AOI) di Bogor....

For Serambinews.com
Koordinator program Sukmi Al Kausar sedang memberikan paparan tentang pertanian organis bagi siswa SMK PP Kutacane, Senin (22/2/2021). 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian Negeri (SMKPP) Kutacane, menjalin kerjasama dengan Aliansi Organis Indonesia (AOI) di Bogor.   

Penandatanganan kerjasama tersebut ditandatangani oleh Muhammad SP MP Kepala SMK PP Kutacane dan Pius Mulyono Direktur Aliansi Organis Indonesia (AOI).

"Kerjasama yang dijalin kedua pihak tentang pendidikan dan peningkatan sumberdaya manusia pertanian dan didasarkan oleh undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional dan peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 pasal 26 ayat 3 tentang standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan,'ujar Muhammad SP MP Kepala SMK PP Kutacane kepada serambinews.com, Senin (8/2/2021).

Kata dia, AOI merupakan organisasi masyarakat sipil berbadan hukum perkumpulan bersifat nirlaba dan independen. AOI diinisiasi oleh pihak kelompok tani, swasta, LSM, akademisi yang saat ini beranggotakan 99 anggota di 18 provinsi.                         

AOI bertujuan untuk memperkuat dan memajukan gerakan pertanian organik dan fair trade Indonesia, khusus nya pemberdayaan petani kecil melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, manajemen mutu produksi sehingga dapat mengakses pasar yang lebih.

Menurut dia, mou dengan AOI telah memulai melakui kegiatan pertanian organis, produksi sayuran tanpa kimiawi, pengembangan pertanian organik dan segera akan membentuk sekolah organik dan akan membina petani setempat di wilayah Lingkungan kampus dan Agara serta Aceh umumnya dan berharap akan didampingi oleh Aliansi organis Indonesia (AOI) baik penyuluhan, sosialisasi, layanan, training, studi dan penelitian organik dan advokasi kebijakan.     

Sementara itu Sukmi Alkausar manajemen program AOI menyampaikan bahwa pihaknya siap menfasilitasi, menginisiasi, memperkuat kualitas kelembagaan dan produksi petani,dan sumberdaya manusia, menyediakan basis dan data informasi tentang pertanian organik.(*)

Baca juga: Mengejutkan, Aminullah Usman yang Dikenal Nonpartai jadi Ketua PAN Banda Aceh Gantikan Zainal Arifin

Baca juga: Warga Gunong Kong Nagan Raya Kritis Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

Baca juga: Manhaj Aldin Terpilih Sebagai Ketua Perkumpulan Mahasiswa Aceh Besar

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved