Jumat, 10 April 2026

Berita Luar Negeri

500.000 Lebih Warga Amerika Serikat Mati Akibat Covid-19

Amerika Serikat pada hari Senin (22/2/2021) melewati tonggak yang mengejutkan dengan mencatatkan 500.000 kematian akibat Covid-19

Editor: Muhammad Hadi
Anadolu Agency
Amerika telah mencatat lebih dari 28 juta kasus Covid-19 dan 500.054 nyawa hilang pada Senin (22/2/2021) sore 

SERAMBINEWS.COM - 500000 Lebih Warga Amerika Serikat Mati Akibat Covid-19

AS termasuk salah satu negara yang paling kewalahan menghadapi pandemi covid-19 dengan jumlah korban yang cukup banyak.

Amerika Serikat pada hari Senin (22/2/2021) melewati tonggak yang mengejutkan dengan mencatatkan 500.000 kematian akibat Covid-19.

Angka itu tercapai hanya dalam kurun waktu setahun sejak pandemi virus corona mengklaim korban pertama yang diketahui di Santa Clara County, California.

Menurut penghitungan data kesehatan masyarakat Reuters, Amerika telah mencatat lebih dari 28 juta kasus Covid-19 dan 500.054 nyawa hilang pada Senin sore.

Baca juga: BERITA POPULER - Bagian Tubuh tak Berfungsi setelah Menikah sampai Melahirkan tanpa Hamil

Meski demikian, kasus harian dan rawat inap telah turun ke level terendah sejak sebelum liburan Thanksgiving dan Natal.

Sekitar 19% dari total kematian akibat virus corona global telah terjadi di Amerika Serikat, angka yang terlalu besar mengingat negara itu hanya menyumbang 4% dari populasi dunia.

"Angka-angka ini menakjubkan," kata Dr. Anthony Fauci, penasihat penyakit menular terkemuka untuk Presiden Joe Biden kepada program "Selamat Pagi Amerika" ABC News. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Kaki Warga Abdya Putus Kena Pisau Babat Rumput Miliknya

“Jika Anda melihat ke belakang secara historis, keadaan kita lebih buruk daripada hampir semua negara lain dan kita adalah negara yang sangat maju dan kaya.”

Kinerja buruk negara itu mencerminkan kurangnya respons nasional yang bersatu tahun lalu.

Ketika pemerintahan mantan Presiden Donald Trump sebagian besar menyerahkan negara bagian ke perangkat mereka sendiri dalam menangani krisis kesehatan masyarakat terbesar dalam satu abad.

Apalagi, presiden sering berkonflik dengan ahli kesehatan dari pemerintahannya sendiri.

Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris akan menggelar acara untuk mengenang hilangnya nyawa yang sangat besar karena Covid-19 pada Senin malam.

Baca juga: Arab Dianggap Sebagai Penjajah Negeri dan Membahayakan, Begini Tanggapan Buya Yahya

Selama acara di Gedung Putih yang akan mencakup pidato presiden, momen hening dan upacara penyalaan lilin.

Biden juga akan memerintahkan agar bendera AS di properti federal diturunkan menjadi setengah tiang selama lima hari, kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved