Breaking News:

Imam Besar Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya Meninggal

Masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali kehilangan salah seorang tokoh ulama kharismatik dan disegani

SERAMBI/ZAINUN YUSUF
Masyarakat mengusung jenazah almarhum Tgk H Abdurrahman Badar untuk dishalatkan dalam Dayah Khazanatul Hikam di Gampong Kuta Tinggi, Blangpidie, Senin (22/2/2021) siang. 

BLANGPIDIE - Masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali kehilangan salah seorang tokoh ulama kharismatik dan disegani. Imam Besar Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya, Tgk H Abdurrahman Badar (63), berpulang ke Rahmatullah, Senin (22/2/2021) dinihari sekira pukul 2.30 WIB.

Abu Rahman, panggilan almarhum, meninggal dunia di kediamannya dalam Kompleks Dayah Khazanatul Hikam yang beliau pimpin di Gampong  Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie. Almarhum sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Abdya. Namun, diperkirakan beliau wafat di rumah kediamannya.

Kabar meninggalnya Pimpinan Dayah Khazanatul Hikam sangat mengejutkan banyak pihak. Sebab, hari Minggu, kemarin, Abu Rahman masih tampak sehat, malahan malamnya sempat melayani tamu di rumah.

"Kepergian Abu Rahman adalah kehilangan bagi kita semua. Beliau sebelumnya dalam kondisi sehat dan sempat hadir dalam acara Muscab Perti," kata Pimpinan Dayah Bustanul Huda Blangpidie, Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly kepada Serambi ketika melayat ke rumah almarhum.

"Abu Rahman adalah salah seorang ulama yang dituakan di Abdya dan beliau juga bersahaja. Beliau aktif di kehidupan sosial kemasyarakatan," ungkap Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly.

Kabar wafat Abu Rahman tersebar dengan cepat. Selain masyarakat, anak rohani, pejabat sipil pemerintah, TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat dan ulama dayah datang melayat ke rumah almarhum.

Saking banyaknya pelayat, prosesi shalat jenazah Abu Rahman dilaksanakan beberapa tahapan. Jenazah Tgk H Abdurrahman Badar dimakamkan dalam Kompleks Dayah  Khazanatul Hikam dalam suasana haru yang mendalam.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan lima anak perempuan.

Semasa hidupnya, Tgk H Abdurrahman Badar selain memimpin Dayah Khazanatul Hikam di Gampong Kuta Tinggi, Blangpidie, pernah menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Abdya selama dua periode, sejak 2006 sampai 2016.(nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved