Breaking News:

Luar Negeri

Sedang Akad Nikah, Kepala Pengantin Pria Ini Ditempeleng oleh Ibu Kandung, Ternyata Ini Alasannya

Sontak, aksi kedua wanita tersebut membuat heboh para tamu yang hadir dan memilih pergi meninggalkan acara setelah mengetahui kebenarannya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Eva.vn
Sedang Akad Nikah, Kepala Pengantin Pria Ini Ditempeleng oleh Ibu Kandung, Ternyata Ini Alasannya 

SERAMBINEWS.COM – Seorang pria yang sedang melangsungkan pernikahan di depan para Biksu, harus menerima akhir yang pahit.

Pasalnya, ketika para Biksu sedang mendoakan kedua pengantin, secara tiba-tiba ibu kandungnya dan seorang wanita menempeleng kepala mempelai pria.

Sontak, aksi kedua wanita tersebut membuat heboh para tamu yang hadir dan memilih pergi meninggalkan acara setelah mengetahui kebenarannya.

Melansir dari Eva.vn, Rabu (24/2/2021), baru-baru ini sebuah video yang merekam adegan dua wanita yang ‘menghancurkan’ akad nikah, tersebar luas di jejaring media sosial Thailand.

Dua wanita yang ‘menghancurkan’ pernikahan itu tak lain adalah ibu kandung dan istri sah pria bernama Saranu Mu Kawe (34).

Saranu merupakan seorang petugas polisi, bekerja di kantor polisi Mueang Chainat, Provinsi Chainat, Thailand.

Pada tanggal 18 Februari 2021, petugas polisi ini secara diam-diam melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita.

Baca juga: Istri Bunuh Suami dengan Racun Serangga, Marah Dipaksa Berhubungan Saat Hamil

Baca juga: Nikahi 4 Wanita Dalam Waktu Berbeda, Pria Ini Ditangkap Polisi Atas Laporan Dua Istrinya

Baca juga: Nenek 91 Tahun Menikah dengan Kakek 73 Tahun, Sempat Berkali-kali Menolak Lamaran Kekasih

Saranu diyakini belum bercerai dengan istrinya yang bernama Nipaphan (33).

Ibu kandung pengantin pria itu tahu bahwa menantu perempuannya ramah dan mendukung tindakannya.

Mendengar kabar putranya menikah secara diam-diam, ia pergi ke pesta pernikahan untuk menempeleng putranya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved