Tips
Anak Kos-Kosan Bisa Coba, Begini 3 Cara Masak Mie Instan Agar Lebih Sehat, Ganti Bumbunya
Selain rasanya nikmat dan bikin ketagihan, mie instan juga murah dan praktis memasaknya.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Selain rasanya nikmat dan bikin ketagihan, mie instan juga murah dan praktis memasaknya.
SERAMBINEWS.COM - Tidak diragukan lagi, mie instan memang menjadi favorit hampir semua orang, apalagi bagi anak kos-kosan.
Selain rasanya yang nikmat dan bikin ketagihan, mie instan juga murah dan praktis memasaknya.
Oleh karena itu, tak heran jika makanan kemasan satu ini banyak digemari sampai dijadikan stok di rumah.
Tapi di balik kemudahan itu, tak bisa dipungkiri juga bahwa mie instan tinggi kandungan lemak, kalori, natrium dan sulit dicerna oleh tubuh.
Kadar kandungan tersebut jika terlalu tinggi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke atau diabetes.
Jadi, bagaimana caranya jika ingin makan mie instan?
Mengonsumsi mie instan sesekali tidak ada salahnya.
Baca juga: Viral Kisah Satu Keluarga Makan Sebungkus Mie Instan Dibagi Lima, Bersyukur Biarpun Sedikit
Beberapa hal juga bisa dilakukan untuk membuat mie instan menjadi menu makanan yang lebih sehat. Bagaimana caranya ?
Melansir Kompas.com, berikut adalah 3 cara memasak mie instan agar jadi makanan yang lebih sehat, mulai dari penambahan sayuran, protein, hingga mengganti bumbunya dengan buatan sendiri.
1. Campur dengan sayuran
Seperti diungkapkan oleh Ahli Gizi Dr dr Samuel Oetoro MS SpGK pada Kompas.com, serat yang terkandung dalam sayur-sayuran dapat mengganggu penyerapan gula atau karbohidrat.
Memasukkan sayur-sayuran ke dalam mie instan juga dapat dapat membantu mengontrol kolesterol tubuh.
Disarankan untuk tidak merebus sayuran terlalu lama.
Sayuran direbus, kemudian dicampurkan dengan mie instan yang diolah dengan bumbu sendiri.
Baca juga: Bukan Cuma Jadi Favorit Anak Kosan, Gelandang Arsenal yang Satu ini Juga Doyan dengan Indomie
Pada ulasan terpisah, disebutkan beberapa sayuran yang bisa dijadikan pendamping mie instan antara lain bok choy, selada air, bawang bombang, dan daun bawang.
Untuk beberapa sayur, pastikan kamu mencucinya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi bersama mi instan.
2. Tambahkan protein
Tambahkan protein ke dalam mie instan yang kamu konsumsi agar gizinya lebih lengkap.
Umumnya, orang akan menambahkan telur karena praktis dilakukan dan stok telur mudah disimpan.
Kamu bisa mengolah telur menjadi telur dadar, telur mata sapi, telur apung (poached egg), atau cara mengolah lainnya yang kamu suka.
Satu butir telur mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B2, fosfor, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan seng.
Jika tidak menyukai telur, kamu juga bisa menambahkan irisan daging tanpa lemak.
Baca juga: VIRAL Video Masak Mie Goreng Pakai Telur dan Taburan Emas 24 Karat, Aman untuk Dikonsumsi?
3. Ganti bumbunya dengan buatan sendiri
Kandungan natrium atau garam dalam bumbu mi instan sangatlah tinggi.
Menurut Samuel, jumlahnya bisa berkisar 850-950 mg.
Padahal, kebutuhan konsumsi natrium harian hanya 2.000 mg.
Sejumlah risiko kesehatan mengintai kita juga terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam, salah satunya masalah hipertensi.
Menurut Dietary Guidelines for American, tubuh manusia harus menerima kurang dari 2.300 mg garam per hari dan 1.500 mg bagi setiap orang di atas usia 50 tahun.
Agar mi instan yang dikonsumsi lebih sehat, buanglah sebagian besar bumbu yang disediakan atau seluruhnya jika memungkinkan.
Kamu bisa menggantinya dengan rempah-rempah, seperti cabai, kecap ikan atau miso.
Baca juga: Peracik Bumbu Indomie Meninggal Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Indomie yang Belum Banyak Diketahui
Jangan makan terlalu sering
Meskipun ada cara yang bisa dilakukan untuk membuat mie instan jadi makanan yang lebih sehat, penting diingat untuk tetap membatasi jumlahnya.
Ini juga masuk dalam salah satu cara memakan mie instan yang lebih sehat.
Meski pun sudah dilengkapi dengan bahan-bahan yang mengandung gizi penting, banyaknya kandungan tidak baik dalam mi instan dapat membuatnya jadi buruk untuk jangka panjang, jika dikonsumsi terlalu sering.
Jumlah porsi mi instan yang aman dikonsumsi
Berapa jumlah prosi mie instan yang dikatakan aman dikonsumsi ?
Sebetulnya, tak ada saran rekomendasi jumlah konsumsi mi instan karena makanan ini tidak dianggap sebagai pengganti makanan pokok.
Namun, menurut ahli diet Mount Elizabeth Hospital Seow Vi Vien seperti dilansir dari Mount Elizabeth Hospital, batas aman konsumsi makan mi instan dalam seminggu adalah satu sampai dua kali.
Sementara profesor nutrisi dan epidemiologi daei Harvard, Dr. Frank B. Hu mengungkapkan kepada The New York Times bahwa, rekomendasi konsumsi mi yang aman adalah satu hingga dua kali dalam sebulan.
Sebab, ia menilai bahwa makan mi instan beberapa kali dalam seminggu dapat menimbulkan masalah kesehatan. (Serambinews.com/Yeni Hardika)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Cara Lebih Sehat Makan Mi Instan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-mie-instan.jpg)