Breaking News:

Berita Aceh Besar

Hakim Tinggi Pengawas Mahkamah Syar’iyah Aceh Lakukan Monev ke Jantho

Monev ini bertujuan melakukan pembinaan sekaligus pengawasan terhadap Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Foto kiriman warga
Monitoring dan Evaluasi ( Monev ) dari Hakim Tinggi Pengawas Mahkamah Syar’iyah Aceh di Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho sejak Kamis (25/2/2021) hingga Jumat (26/2/2021). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho sejak Kamis (25/2/2021) hingga Jumat (26/2/2021) mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Hakim Tinggi Pengawas Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Monev dalam rangka pembinaan dan pengawasan sebagaimana diketahui berdasarkan Surat Tugas Nomor W1-A/762/PS.04/II.2021 tertanggal 22 Februari 2021, oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Dra Hj Rosmawardani SH MH telah menugaskan tim yang dipimpin oleh Drs. Salahuddin Mahmud MH selaku ketua tim dan beserta anggota yakni Drs, H M Yusar MH yang juga merupakan Hakim Tinggi Mahkamah Syar’iyah Aceh, Drs Ilyas, SH MH Panitera Muda Banding Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Deni Kurniawan ST, Bendahara Mahkamah Syar’iyah Aceh dan Intan Purnama Sari SKom, Analis SDM Aparatur Mahkamah Syar’iyah Aceh, dengan tujuan melakukan pembinaan sekaligus pengawasan terhadap Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Pengawasan dan pembinaan dilakukan dengan pemeriksaan terhadap berkas-berkas perkara yang telah selesai diminutasi, mulai dari pemeriksaan terhadap putusan, berita acara sidang hingga relaas panggilan serta sinkronisasi berkas diarsip dengan content yang ada di Sistem Informasi Penelusuran Perkara ( SIPP ) Selain itu juga melakukan pengawasan di bidang Kesekretariatan dan Kepaniteraan.

Usai pengawasan, pukul 08.00 WIB di pagi Jumat (26/2/2021) Tim Pengawas tersebut melakukan expose (gelar) hasil pengawasan. Setelah acara dibuka oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Siti Salwa, SHI MH selaku moderator, pembinaan pertama disampaikan oleh Ketua Tim, Drs Salahuddin Mahmud, MH yang mengapreasiasi kinerja aparatur Mahkamah Syar’iyah Jantho,

“Secara kompeherensif satuan kerja Mahkamah Syar’iyah Jantho telah melakukan tugas dengan sebaik-baiknya, hanya ada sedikit hal-hal teknis dan admnistratif yang harus ditingkatkan dan diperbaiki dengan teliti dan sempurna agar Mahkamah Syar’iyah Jantho lebih baik lagi ke depannya.

Mudah-mudahan dapat menjadi pilot project percontohan bagi Mahkamah Syar’iyah lainnya yang ada di Provinsi Aceh,"ujar Salahuddin Mahmud kepada serambinews.com dalam rilisnya, Jumat (26/2/2021).

Drs H M. Yusar, MH. dan Drs Ilyas, SH MH, menyebutkan beberapa temuan-temuan standar yang harus segera diperbaiki, diteliti dan dipedomani dalam melaksanakan tugas kedepan, hal ini demi menjadi hasil kerja yang berkualitas maka harus didukung dengan kerja cerdas, ujar Drs. H. M Yusar.

Adapun temuan-temuan tersebut terkait dengan administrasi penyelesaian perkara, anggota team lainnya Deni Kurniawan, ST dan Intan Purnama Sari SKom juga memberikan masukkan terkait bidang kepegawaian dan pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Siti Salwa SHI MH Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tim dari Mahkamah Syar’iyah Aceh dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Mahkamah Syar’iyah Jantho.

“Mahkamah Syar’iyah Jantho sangat senang dan menyambut dengan hati terbuka, jika pembinaan dan pengawasan ini rutin dilakukan agar kami dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan serta terus melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat," kata Siti Salwa.(*)

Baca juga: VIDEO - Malas Minum Air Putih, Tenggorokan Perempuan Ini Jadi Luka Hingga Tak Bisa Menelan

Baca juga: Angka Kemiskinan di Bireuen Tersisa 13,02 Persen Lagi, Ini Program Bupati Muzakkar A Gani

Baca juga: Layani 15 Pria Dalam Sehari, Wanita Ini Jual Anaknya Rp 1,5 Juta Karena tak Tahu Siapa Ayahnya

Baca juga: Komisi I DPR Desak Bupati Abdya Bagikan Lahan Eks PT CA

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved