Breaking News:

Berita Bireuen

Angka Kemiskinan di Bireuen Tersisa 13,02 Persen Lagi, Ini Program Bupati Muzakkar A Gani

Angka kemiskinan di Bireuen pada awal tahun 2018 mencapai  14,08 persen dari jumlah penduduk sekitar 400 jiwa lebih, data tahun 2020 angka......

SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Pemred Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, menyerahkan cinderamata kepada Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Bireuen, Jumat (26/02/2021). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Angka kemiskinan di Kabupaten Bireuen pada awal tahun 2018 mencapai  14,08 persen dari jumlah penduduk sekitar 400 jiwa lebih, data tahun 2020 angka kemiskinan di Kabupaten Bireuen sekitar 13,02 persen dari jumlah penduduk mencapai 471.635 jiwa ( data tahun 2019) Informasi tersebut disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH saat berbincang-bincang live facebook dengan tim  Serambinews.com dari Banda Aceh, usai shalat Jumat (26/02/2021) di mesjid Agung Bireuen.

Muzakkar A Gani dalam bincang-bincang tersebut didampingi Sekdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad MSI dan Asisten III Setdakab Bireuen, Dailami SHut. Muzakkar mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Bireuen terus menurun dan saat ini sekitar 13,02 persen dari jumlah seluruh penduduk Bireuen dan Pemkab Bireuen akan terus berusaha dengan programnya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pada akhirnya menurunkan angka kemiskinan.

Menjawab Serambinews.com, program yang memberikan dampak besar terhadap penurunan angka kemiskinan, Muzakkar mengatakan antara lain program Grand Desain Alternatif Development (GDAD) kerjasama dengan BNN dan lembaga lainnya.

Program tersebut yang telah berlangsung beberapa tahun berupa bantuan penanaman jagung di kawasan Peudada, program tersebut memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bireuen juga melaksanakan berbagai program lainnya membantu warga miskin baik melalui sumber dana DD maupun APBK Bireuen. Selain mengupas program penanggulangan kemiskinan di BireuenBireuen yang sudah ditetapkan sebagai kota Santri, dimana Bireuen terdapat ratusan dayah dengan berbagai tingkatan mulai dari tingkat dasar sampai tingkat tinggi atau perguruan tinggi.

Muzakkar yang didampingi Sekdakab Bireuen dan Asisten III menambahkan, tahun ini ada beberapa program unggulan yang segera dilaksanakan, persiapan menyambut PON tahun 2024 serta berbagai program lainnya.

“Pembangunan jalan dua jalur dari Simpang Empat sepanjang 1,5 KM ke arah Juli mulai dikerjakan, begitu juga beberapa program pembangunan fisik lainnya segera dilaksanakan,” ujarnya.

Disebutkan, beberapa waktu lalu masalah stadion Cot Gapu Bireuen juga menjadi salah satu kupasan masyarakat menyangkut rencana menjadikan stadion Cot Gapu Bireuen sebagai salah satu kawasan hijau.

“Banyak tanggapan, masukan serta saran menyangkut rencana tersebut dan rencana tersebut sudah dipahami masyarakat,” ujarnya. Usai pertemuan, Pemred Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur menyerahkan cenderamata, Bupati Bireuen juga menyerahkan cenderamata dalam pertemuan di masjid Agung Bireuen.(*)

Baca juga: Layani 15 Pria Dalam Sehari, Wanita Ini Jual Anaknya Rp 1,5 Juta Karena tak Tahu Siapa Ayahnya

Baca juga: Dinas Transmigrasi dan Tenagakerja Aceh Selatan Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Baca juga: Dit Resnarkoba Polda Aceh Limpahkan 8 Tersangka Kasus 81 Kg Sabu ke Jaksa Aceh Timur

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved