Breaking News:

Video

VIDEO Pengakuan Reseller Yalsa Boutique Diancam Bacok oleh Member

Pemeriksaan owner Yalsa oleh Polda Aceh, mau tidak mau menyeret keduanya dalam pusaran masalah Yalsa Boutique yang diduga melakukan investasi bodong.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS - BANDA ACEH - Nur Cahaya dan Rosmawati tak bisa menahan amarah dan rasa takutnya saat bercerita tentang kasus Yalsa Boutique yang kini sedang ditangani oleh Dit Reskrimsus Polda Aceh.  

Pemeriksaan owner Yalsa Boutique oleh Polda Aceh saat ini, mau tidak mau menyeret keduanya dalam pusaran masalah Yalsa Boutique yang diduga melakukan investasi bodong.  

Bagaimana tidak, Nur Cahaya dan Rosmawati adalah dua reseller (penjual) yang telah bergabung dengan Yalsa sejak setahun lalu.  

Keduanya telah merekrut member hingga 500 orang dengan total investasi yang dikumpulkan mencapai Rp 2 hingga 3,5 miliar.  

Gelombang member (anggota) mereka dapatkan jelang dan usai launching produk Yalsa Boutique di hotel berbintang di Banda Aceh, bulan lalu.  

Menyusul dilapornya owner Yalsa Boutique ke Polda Aceh, para reseller ini pun mulai resah.  

Hampir setiap hari setelah kasus ini mencuat ke media sosial dan media massa, para member mulai menguber para reseller.  

Nur Cahaya misalnya, setiap hari dia dicari member bahkan mendatangi rumahnya hingga pukul 02.00 WIB.  

Dia kelimpungan menghadapi para member yang setiap hari menagih uang mereka yang telah diinvestasi.  

Tak tanggung-tanggung, ada member yang menginvestasi uang kepada Yalsa melalui tangan Nur Cahaya mencapai Rp 100 juta dan paling kecil Rp 2 juta.  

Sejak bulan 1 hingga saat ini, Nur Cahaya sudah mengumpulkan investasi member hampir Rp 2 miliar. Dan semua uang tersebut telah disetor kepada owner melalui admin Yalsa Boutique.  

Kini, Nur Cahaya bingung menghadapi para member.  

Dia berharap, polisi benar-benar mengusut tuntas kasus ini.  

Menurut dia, mereka selaku reseller juga korban dalam kasus investasi bodong tersebut. "Saya tidak pernah berpikir bahwa kasus ini kasus investasi bodong," pungkasnya.  

Penulis: Subur Dani
Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved